Bukber Polda Maluku Hadirkan Kedamaian bagi Basudara Maluku Manise

  • 22 Feb 2026 21:14 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Buka puasa bersama, atau yang sering disingkat sebagai "bukber", kekmbali menjadi momentum hangat Polda Maluku untuk memperkuat sinergi dan silaturahmi lintas elemen di Maluku.

Suasana hangat itu terlihat di Gedung Plaza Presisi Manise, Polda Maluku, Minggu, 22 Februari 2026. Kapolda Maluku,Irjen Pol Dadang Hartanto, duduk menikmati sajian bukber bersama dengan para Forkompida, tokoh agama, tokoh adat, para organisasi kepemudaan, hingga insan pers.

Bagi Kapolda Ramadhan harus menjadi energi moral untuk menghadirkan kedamaian dan kesejukan bagi Basudara Maluku Manise.

Kegiatan yang mengusung tema “Ramadhan Membawa Kita Menjadi Insan yang Cinta Kedamaian. Bulan Suci Ramadhan Membawa Kedamaian dan Kesejukan untuk Kemajuan Basudara Maluku Manise” itu dihadiri Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot, unsur Forkopimda, dan para undangan laiinya.

Orang nomor 1 di Polda Maluku ini menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang terus terjalin antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, buka puasa bersama bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wujud nyata komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Maluku.

“Silaturahmi seperti ini harus terus kita rawat. Kebersamaan antara Polri, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dan insan pers adalah fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan kedamaian di Maluku,” ungkapnya.

Kapolda Maluku juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan ibadah puasa sebagai sarana pengendalian diri dan penguatan integritas.

Puasa, kata dia, mengajarkan disiplin, empati terhadap sesama, serta kepekaan sosial, terutama kepada masyarakat yang kurang beruntung.

Secara khusus, Kapolda menekankan kepada seluruh jajaran Polri di Maluku agar menjadikan hikmah Ramadhan sebagai penguatan spiritual dalam menjalankan tugas.

Anggota Polri diminta selalu menjunjung tinggi profesionalisme, mengedepankan pendekatan humanis, serta menghormati hak asasi manusia dalam setiap pelaksanaan tugas.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku tenggara yang melibatkan oknum anggota Polri.

Kapolda memastikan proses hukum dan kode etik berjalan secara tegas dan transparan sebagai bentuk komitmen institusi dalam menjaga kepercayaan publik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....