Manfaat Kurma bagi Kesehatan di Bulan Ramadan

  • 22 Feb 2026 19:07 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Umat Muslim di berbagai daerah menjadikan kurma sebagai hidangan pembuka saat berbuka puasa di bulan Ramadhan. Tradisi ini bukan sekadar kebiasaan turun-temurun, tetapi juga memiliki dasar anjuran dalam ajaran Islam. Selain rasanya yang manis dan lezat, kurma dipercaya mampu mengembalikan energi tubuh dengan cepat setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Di Indonesia, buah kurma selalu hadir di meja makan saat Ramadhan, baik dalam bentuk buah segar, kering, maupun olahan seperti jus dan campuran takjil. Banyak orang memilih mengawali berbuka dengan tiga butir kurma sebelum menyantap makanan utama. Kebiasaan ini ternyata juga didukung oleh berbagai penelitian kesehatan yang menunjukkan bahwa kurma memiliki banyak manfaat bagi tubuh.

Dilansir dari Hello Sehat, kurma mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang mudah dicerna tubuh. Kandungan gula alami ini membantu meningkatkan kadar gula darah yang menurun setelah berpuasa, sehingga tubuh kembali bertenaga dalam waktu singkat. Tak heran jika kurma menjadi pilihan ideal untuk berbuka puasa.

Selain sebagai sumber energi cepat, dilansir dari Hello Sehat, kurma juga kaya akan serat. Kandungan serat ini berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan, membantu mencegah sembelit, serta membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Hal ini tentu bermanfaat agar pola makan saat Ramadhan tetap terkontrol.

Kurma juga mengandung berbagai vitamin dan mineral penting, seperti kalium, magnesium, serta vitamin B6. Dilansir dari Hello Sehat, kalium dalam kurma membantu menjaga keseimbangan cairan dan tekanan darah, sementara magnesium berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan fungsi otot. Vitamin B6 sendiri mendukung fungsi otak dan pembentukan sel darah merah.

Tak hanya itu, kurma juga mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Antioksidan seperti flavonoid, karotenoid, dan asam fenolat dalam kurma diketahui dapat membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.

Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi kurma tetap perlu diperhatikan, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang sedang mengontrol asupan gula. Mengonsumsi kurma dalam jumlah wajar, misalnya tiga butir saat berbuka, sudah cukup untuk mendapatkan manfaatnya tanpa berlebihan.

Dengan berbagai kandungan gizi tersebut, tak heran jika kurma menjadi buah yang identik dengan Ramadhan. Selain mengikuti sunnah, mengawali berbuka dengan kurma juga menjadi pilihan yang menyehatkan dan membantu tubuh kembali bugar setelah seharian berpuasa.




google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....