Ramadan, Lapas Tual Beri Makanan Tambahan bagi Warga Binaan

  • 22 Feb 2026 09:15 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual, Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku terus berkomitmen memberikan pelayanan prima bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu langkah nyata yang diambil dalam bulan Ramadhan adalah melalui pemberian Extra Fooding atau tambahan nutrisi guna menjaga stamina dan kesehatan warga binaan selama menjalankan ibadah puasa, Sabtu 21 Februari 2026.

Program pemberian extra fooding ini merupakan bagian dari standar pelayanan pemasyarakatan yang dioptimalkan selama bulan Ramadan. Paket tambahan ini biasanya terdiri dari takjil untuk berbuka puasa, vitamin, serta asupan nutrisi tambahan yang dibagikan secara merata.

Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur menekankan bahwa kesehatan warga binaan adalah prioritas utama. Dengan kondisi fisik yang prima, diharapkan para warga binaan dapat menjalankan rangkaian ibadah Ramadhan mulai dari puasa hingga salat tarawih berjamaah dengan lebih khusyuk dan maksimal.

Poin Utama Layanan Ramadhan Lapas Tual: Memastikan menu sahur dan buka puasa memenuhi standar kecukupan energi, Menyediakan makanan manis sehat untuk membatalkan puasa sesuai sunnah, Seluruh proses pengolahan makanan di dapur Lapas diawasi ketat untuk menjamin higienitas, Memberikan rasa nyaman dan perhatian kepada warga binaan agar suasana Ramadan tetap terasa hangat meski jauh dari keluarga.

"Pemberian extra fooding ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kepedulian negara dalam memastikan hak-hak dasar warga binaan terpenuhi, terutama dalam aspek kesehatan dan spiritualitas di bulan yang penuh berkah ini."

Respon positif terlihat dari para warga binaan yang merasa diperhatikan. Peningkatan pelayanan ini juga berdampak pada terciptanya situasi Lapas yang aman dan kondusif, karena terciptanya hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan.

Dengan adanya penguatan pelayanan ini, Lapas Tual berharap para warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mengalami proses pembinaan mental dan spiritual yang lebih baik selama bulan Ramadhan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....