Rumah Inspirasi Gelar Sedekah Kurma Bertajuk Ramadhan Inspirasi

  • 15 Feb 2026 05:17 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Rumah Inspirasi dan Literasi Maluku, menggelar Opening Sedekah Kurma bertajuk Ramadhan Inspirasi yang berlangsung di salah satu Café di Kota Ambon, Minggu, 15 Februari 2026.

Kegiatan yang menyusung tema “Merawat Empati, Menyalahkan Inspirasi Ramadhan 1447 Hijriah” ini, menjadi penanda dimulainya gerakan kolaboratif bertajuk Ramdhan Inspirasi dengan menjangkau sejumlah desa dan dusun di Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, dan Kabupaten Seram Bagian Barat.

Ketua BPC HIPMI Kota Ambon yang juga Anggota DPRD Kota Ambon, Muhammad Fadli Toisutta, hadir langsung sekaligu membuka secara resmi Opening Sedekah Kurma yang di gagas Rumah Inspirasi dan Literasi Maluku.

Selain Toisutta, dalam dialog inspiratif tersebut juga menghadirkan tiga narasumber dari kalangan akademisi, praktisi kemanusiaan, dan aktivis kepemudaan.

Fadli Toisutta dalam arahanya menegaskan bahwa pentingnya kolaborasi sosial dalam memperkuat solidaritas masyarakat.

“Gerakan sedekah seperti ini bukan sekadar kegiatan berbagi, tetapi upaya membangun solidaritas sosial dan kepedulian bersama. Ramadhan harus menjadi momentum memperkuat empati dan gotong royong. Pemerintah dan sektor usaha tentu mendukung gerakan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkapnya.

Anggota DPRD Kota Ambon ini menilai keterlibatan komunitas, pelaku usaha, dan generasi muda menjadi kunci keberlanjutan gerakan kemanusiaan di Maluku.

Akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku sekaligus pengurus PW Pemuda Muhammadiyah Maluku, Ismail Borut, dalam papaparan perspektif akademik tentang nilai sedekah dalam kehidupan sosial.

“Dalam perspektif sosial-keagamaan, sedekah bukan hanya tindakan karitatif, tetapi mekanisme membangun kohesi sosial. Praktik berbagi menumbuhkan solidaritas, mengurangi kesenjangan, dan memperkuat rasa kebersamaan dalam masyarakat,” jelas Borut.

Sementara itu, Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan Laznas BMH Maluku, Zulkarnain, dalam dialog tersebut ikut membagikan pengalaman serta tantangan menjalankan misi kemanusiaan di wilayah kepulauan seperti Maluku.

"Tantangan utama kerja kemanusiaan di Maluku adalah akses wilayah dan keterbatasan distribusi. Namun semangat masyarakat untuk berbagi sangatlah besar. Kolaborasi dengan komunitas lokal menjadi kunci agar bantuan dapat menjangkau daerah terpencil,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa lembaganya secara nasional mengelola dana zakat, infak, sedekah, wakaf dan CSR untuk program pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan, serta pemberdayaan ekonomi.

Dialog juga menyoroti peran generasi muda dalam gerakan sosial melalui paparan perwakilan DPD KNPI Maluku, Usman Bugis, yang menekankan pentingnya keterlibatan pemuda dalam gerakan kemanusiaan berbasis komunitas.

Direktur Rumah Inspirasi & Literasi Maluku, Fahrul Kaisuku, menjelaskan bahwa dialog ini menjadi tanda dimulainya program kolaborasi tahunan bersama Roemah Beta Kreatif.

“Sedekah Inspirasi – Sedekah Kurma merupakan program rutin lima tahun terakhir setiap Ramadhan. Tahun ini kami ingin memperluas jangkauan dan mengoptimalkan partisipasi masyarakat agar manfaatnya dirasakan lebih luas,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Rumah Inspirasi merupakan perkumpulan relawan sosial yang berdiri sejak 2014 dan berfokus pada literasi, pendidikan nonformal, penyantunan sosial, serta pelestarian lingkungan. Organisasi ini telah membangun taman baca di Negeri Iha Kulur dan aktif dalam kegiatan sosial di Pulau Seram dan Kota Ambon.

Sementara, Direktur Roemah Beta Kreatif, Farham Suneth, menegaskan bahwa kerja kemanusiaan membutuhkan kolaborasi lintas pihak.

“Kerja-kerja kemanusiaan membutuhkan kolaborasi semua pihak. Melalui program ini, kami mengajak masyarakat merawat empati dengan berbagi sedekah, bukan hanya kurma tetapi juga Al-Qur’an dan paket kebutuhan ibadah. Kami turun langsung ke kabupaten, desa hingga dusun,” ujarnya.

Sekedar tahu juga bahwa, Program Sedekah Kurma menjadikan Kafe Media Graha Ambon Ekspres sebagai stasiun pengumpulan donasi kurma dari masyarakat.

“Donasi dapat diantar langsung ke lokasi dan diserahkan kepada petugas yang berjaga, atau melalui Rumah Inspirasi dan Roemah Beta Kreatif melalui kanal komunikasi yang tersedia,”ungkap Fahrul.

Penyaluran bantuan akan dilakukan sepanjang Ramadhan 1447 Hijriah dalam tiga fase, yakni 10 hari pertama, kedua, dan ketiga. Selain kurma, masyarakat juga dapat menyumbangkan Al-Qur’an, buku, serta paket bantuan lain untuk menggembirakan Ramadhan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....