Februari 2026, Pemprov Maluku: Sejumlah Komoditi Alami Surplus
- 12 Feb 2026 15:34 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Stok bahan pangan di Provinsi Maluku per Februari 2026 tercatat dalam kondisi aman. Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku menunjukkan sejumlah komoditas mengalami surplus dibandingkan kebutuhan konsumsi masyarakat.
Beras menjadi salah satu komoditas utama dengan stok akhir Februari tercatat 43,5 ribu ton, dari total ketersediaan 67 ribu ton dan konsumsi 23,5 ribu ton. Komoditas ayam potong juga surplus, tercatat 700 ton tersedia setelah dikurangi konsumsi 1,2 ribu ton dari total ketersediaan 1,9 ribu ton.
Ketersediaan minyak goreng tercatat 1,2 ribu ton dari total stok 2,8 ribu ton dan konsumsi 1,6 ribu ton. Daging sapi dan telur juga menunjukkan kondisi aman, masing-masing dengan stok akhir 600 ton dan 1,6 ribu ton, lebih tinggi dari kebutuhan konsumsi.
Bahan pokok bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai juga dalam posisi surplus. Stok akhir Februari tercatat 227,64 ton untuk bawang merah, 165,59 ton untuk bawang putih, dan 106,47 ton untuk cabai, menunjukkan ketersediaan cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat.
Kepala Biro Ekonomi Setda Maluku Onesimus Soumeru menghimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan alias panic buying. Ia menegaskan pemerintah terus memantau ketersediaan pangan agar stok tetap aman, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Imlek, Ramadan, hinga Idul Fitri 1447 H/2026.
Pemerintah melalui Satgas Pangan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) aktif mengawasi distributor dan pedagang untuk memastikan stabilitas stok dan mencegah praktik penimbunan.
"Melalui kerja sama semua pihak, kami pastikan stok pangan di Maluku tetap aman,” ujar Soumeru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....