Stok Bapok Aman, Pemprov Maluku Imbau Tidak Panic Buying

  • 11 Feb 2026 09:35 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Provinsi Maluku mengimbau masyarakat untuk tidak berbelanja secara berlebihan alias panic buying, karena stok bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) khususnya Ramadan hingga Lebaran 2026 dalam kondisi aman.

“Belanja secukupnya, jangan berlebihan, supaya semua orang bisa terpenuhi kebutuhannya,” imbau Kepala Biro Ekonomi Setda Maluku, Onesimus Soumeru, Rabu 11 Februari 2026.

Dikatakan, pemerintah melaui Satgas Pangan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Maluku aktif melakukan pengawasan langsung ke distributor dan pedagang untuk memastikan ketersediaan bahan pokok stabil dan mencegah praktik penimbunan.

Hasil pantauan TPID Maluku di lapangan menunjukkan sebagian besar komoditas tersedia dalam jumlah cukup, termasuk bawang merah, cabai rawit, cabai keriting, daging ayam, daging sapi, dan minyak goreng.

“Satu-satunya komoditas yang berpotensi memicu kenaikan harga adalah ikan,” ujar Soumeru.

Dikatakan, selain pengawasan, Maluku juga memperkuat rantai pasok melalui kerja sama antar daerah. Kota Tual dan Seram Bagian Timur (SBT) telah menandatangani perjanjian kerja sama untuk distribusi komoditas pemicu inflasi. Kota Tual mendistribusikan telur dan pupuk kandang ke SBT, sementara SBT memasok cabai, bawang merah, buah, dan beras ke Kota Tual.

Sementara kerja sama antarprovinsi juga dijalankan, dengan MoU antara Maluku dengan Jawa Timur dan Sulawesi Selatan untuk memastikan suplai berbagai komoditas kebutuhan masyarakat.

“Melalui kerjsama ini kita harapkan ketersediaan stok pangan di Maluku tetap aman,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....