Pesan Haru Lionel Messi ke Lamine Yamal: Masa Depan Milik Generasimu

  • 22 Jul 2026 16:33 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, New Jersey - Bintang muda tim nasional Spanyol, Lamine Yamal, mengungkapkan pesan emosional yang disampaikan kapten Argentina, Lionel Messi, saat keduanya berpelukan setelah peluit akhir pertandingan Final Piala Dunia 2026 di New York/New Jersey Stadium, pada Minggu, 19 Juli 2026) waktu setempat.

Spanyol keluar sebagai juara dunia setelah menumbangkan sang juara bertahan, Argentina, dengan skor tipis 1-0 lewat gol babak perpanjangan waktu. Sesaat setelah laga usai, di tengah kesedihan mendalam skuad Albiceleste, Yamal tertangkap kamera menghampiri Messi yang terduduk lesu di lapangan untuk menghibur sang idola.

"Saya menghampirinya untuk menunjukkan rasa hormat saya. Saya hanya berbisik, 'Maafkan saya'," ungkap penyerang berusia 19 tahun tersebut seperti dikutip dari laporan MARCA.

Bukannya kecewa, Messi merespons dengan pelukan hangat dan memberikan petuah penting bagi masa depan Yamal di sepak bola dunia. "Dia mengucapkan selamat atas gelar juara dan performa saya sepanjang turnamen. Leo memberi tahu saya untuk terus melangkah di jalan saya sendiri dan menegaskan bahwa masa depan sekarang berada di tangan generasi kami," ucap Yamal.

Bagi Yamal, kalimat dari peraih delapan Ballon d'Or itu merupakan penghargaan tertinggi dalam karier mudanya. Ia mengaku akan mengingat pesan tersebut selamanya. "Kata-kata dari Messi itu terasa sama berharganya dengan medali emas yang kini melingkar di leher saya," kata bintang utama lini serang Barcelona tersebut melalui media TSN.

Di sisi lain, Lionel Messi juga merilis pernyataan resmi melalui akun media sosialnya terkait hasil pahit di partai puncak tersebut. Di samping mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjuangan skuad Argentina, Messi secara ksatria memberikan penghormatan bagi sang lawan. ]

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Spanyol atas keberhasilan mereka memenangkan kejuaraan ini," tulis Messi secara singkat dalam pernyataan resminya seperti dilansir Tempo.

Pertemuan kedua pemain berdarah Barcelona ini menjadi penutup cerita ikonik yang sempat viral sebelum laga final, di mana foto Messi memandikan Yamal saat masih bayi pada 2007 silam kembali mencuat ke publik. Momen di lapangan hijau New Jersey ini disebut-sebut oleh banyak pengamat sebagai prosesi "penyerahan takhta" sepak bola dari sang legenda hidup kepada sang penerus masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....