Ulangan Euro 2024, Prancis Mengusung Misi Hapus Kutukan Atas Spanyol

  • 13 Jul 2026 08:57 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Arlington - Juara Eropa Spanyol dan raksasa sepak bola Prancis resmi dipastikan akan saling menjatuhkan di babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah kedua tim berhasil melewati hadangan lawan masing-masing di perempat final. Laga klasik bertajuk "final kepagian" ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Arlington, Texas, pada Selasa mendatang.

Pertemuan ini memicu sorotan tajam karena menjadi ulangan persis dari partai semifinal Euro 2024 yang sarat akan gengsi dan sejarah rivalitas panjang kedua negara. Bagi Prancis, laga semifinal ini membawa beban psikologis yang sangat berat mengingat mereka dihantui rekor buruk atas tim matador.

Les Bleus tercatat selalu menelan kekalahan dalam dua semifinal turnamen resmi terakhir mereka saat bersua Spanyol, yakni tumbang 1-2 di Euro 2024 dan kalah dramatis 4-5 di ajang UEFA Nations League 2025. Skuad asuhan Didier Deschamps kini mengusung misi balas dendam sekaligus ambisi besar untuk memutus rantai "kutukan" semifinal yang selalu menjegal langkah mereka menuju podium juara.

Di kubu lawan, pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi berkat catatan superioritas anak asuhnya atas Prancis. Skuad La Roja melenggang ke semifinal dengan modal rekor pertahanan terbaik di turnamen ini, di mana mereka baru memungut bola satu kali dari gawangnya sendiri sejak fase grup.

Spanyol dipastikan akan kembali mengandalkan kreativitas wonderkid sensasional, Lamine Yamal, serta kokohnya lini tengah untuk mendikte jalannya pertandingan melalui permainan penguasaan bola. Meskipun demikian, Spanyol wajib mewaspadai daya ledak lini serang Prancis yang kini menyandang predikat sebagai tim paling produktif di Piala Dunia 2026 dengan koleksi 16 gol.

Kapten sekaligus megabintang Prancis, Kylian Mbappe, sedang berada dalam performa puncak setelah membungkus 8 gol sepanjang kompetisi di Amerika Utara. Kecepatan transisi menyerang Prancis diprediksi akan menjadi ujian paling berat bagi lini belakang Spanyol yang sejauh ini belum menghadapi lawan sepadan.

Atmosfer panas di luar lapangan pun sudah mulai terasa lewat psywar yang dilontarkan kedua kubu menjelang laga penentu menuju partai puncak. Kendati Spanyol lebih diunggulkan secara head-to-head dalam beberapa tahun terakhir, kematangan taktik Deschamps dalam turnamen makro dinilai bisa menjadi pembeda.

Pemenang dari pertempuran sengit di Texas ini nantinya akan melaju ke babak final untuk menantang pemenang dari laga semifinal lainnya, antara Inggris atau Argentina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....