Lima 'Daun Muda' di Skuad Belgia Piala Dunia 2026
- 08 Jul 2026 14:10 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Seattle - Pelatih tim nasional Belgia, Rudi Garcia, mematahkan anggapan publik bahwa skuadnya hanya bergantung pada sisa-sisa kejayaan generasi emas masa lalu. Juru taktik asal Prancis ini faktanya membawa lima talenta muda potensial yang berada dalam rentang usia matang 20 hingga 23 tahun, guna menjaga keseimbangan tim sekaligus memicu proses transisi jangka panjang di tubuh Setan Merah.
Lini pertahanan menjadi sektor yang paling menonjol dalam proyek peremajaan Garcia dengan hadirnya tiga bek muda tangguh. Nama Zeno Debast (22 tahun) yang kini merumput bersama Sporting CP menjadi sorotan utama sebagai calon suksesor bek veteran.
Ia ditemani oleh bek kokoh milik Lille, Nathan Ngoy (23 tahun), serta bek sayap lincah bentukan Club Brugge, Joaquin Seys (21 tahun), yang siap memberikan opsi taktikal lebih segar bagi lini belakang Belgia.
Pada sektor penjaga gawang, Garcia mengamankan masa depan mistar gawang tim, dengan memanggil dua kiper pelapis berbakat. Posisi ini dipercayakan kepada Mike Penders, kiper belia berusia 20 tahun dengan postur masif dua meter milik Strasbourg.
Selain Penders, nama Senne Lammens yang baru berusia 23 tahun dan kini menembus skuad raksasa Inggris, Manchester United, juga dibawa untuk menimba ilmu langsung dari kiper utama Thibaut Courtois.
Sementara itu, gairah muda di lini serang diwakili oleh dua penyerang sayap eksplosif yang memiliki insting membunuh tinggi. Matias Fernandez-Pardo (21 tahun) menjadi buah bibir setelah memilih membela Belgia ketimbang Spanyol pasca-performa impresifnya di Ligue 1 bersama Lille.
Kekuatan menyerang ini kian lengkap dengan kehadiran Diego Moreira (21 tahun), winger Strasbourg yang dikenal memiliki akselerasi mematikan di sisi sayap lapangan.
"Konsep semangat tim sangat penting; kami perlu mempertahankan skuad yang kompetitif dengan menjaga keseimbangan antara pengalaman para veteran dan ambisi besar para pemain muda," ujar Rudi Garcia dalam sesi konferensi persnya seperti dilansir dari laman resmi FIFA.
Kehadiran para "daun muda" ini diharapkan mampu menjadi pembeda sekaligus senjata rahasia Belgia yang kini lebih senang menyandang status sebagai tim kuda hitam di turnamen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....