Terluka, Fans Belanda di Ambon Salahkan Pelatih Ronald Koeman

  • 01 Jul 2026 08:06 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Kekecewaan masih menyelimuti para pendukung Tim Nasional Belanda setelah langkah Oranje terhenti di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Belanda harus mengakhiri perjalanan mereka usai kalah dramatis dari Maroko melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu. Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar pada fase gugur turnamen tahun ini.

Di Kota Ambon, suasana duka juga dirasakan para pendukung fanatik Belanda. Kebanyakan dari mereka menyalahkan pelatih Ronald Koeman karena tidak memainkan Tijjani Reijnders dalam laga krusial. Namun masih ada yang sulit menerima kekalahan, salah satunya, Rizky, Dia mengaku hingga kini masih sulit menerima kenyataan bahwa tim kesayangannya gagal melangkah ke babak 16 besar.

Kepada RRI Ambon, Rizky mengatakan dirinya sangat yakin Belanda mampu melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Menurutnya, performa Belanda selama fase grup cukup meyakinkan sehingga kekalahan melalui adu penalti menjadi pukulan yang sangat berat bagi para pendukung Oranje.

"Beta benar-benar seng percaya Belanda harus tersingkir secepat ini. Kami sudah berharap tim ini bisa melangkah hingga perempat final bahkan semifinal. Tapi inilah sepak bola, semuanya bisa berubah dalam satu pertandingan," ujar Rizky kepada RRI Ambon.

Rizky juga memberikan apresiasi kepada Maroko yang dinilai tampil disiplin dan pantang menyerah. Menurutnya, Maroko layak mendapatkan tiket ke babak 16 besar karena mampu bangkit setelah tertinggal dan tampil tenang saat adu penalti.

Meski kecewa, Rizky menegaskan dirinya akan tetap setia mendukung Tim Belanda. Ia berharap para pemain dan tim pelatih segera melakukan evaluasi agar mampu bangkit dan tampil lebih baik pada turnamen internasional berikutnya.

Tersingkirnya Belanda menjadi bukti bahwa persaingan di Piala Dunia 2026 berlangsung semakin ketat. Tim-tim yang sebelumnya tidak terlalu diunggulkan mampu memberikan kejutan besar, sementara para pendukung sepak bola di seluruh dunia harus menerima bahwa setiap pertandingan di fase gugur dapat menghadirkan hasil yang sulit diprediksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....