Vozinha Gagalkan 7 Peluang Emas Lamine dkk, Tanjung Verde Tahan Imbang Spanyol 0-0
- 16 Jun 2026 17:30 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Atlanta - Tim nasional Tanjung Verde menciptakan sejarah dalam laga pembuka Piala Dunia setelah berhasil menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol, dengan skor kacamata 0-0 di Atlanta Stadium. Hasil imbang tanpa gol ini mengubah konstelasi persaingan di Group H, menempatkan Tanjung Verde sejajar dengan tim-tim mapan lainnya.
Pahlawan utama yang menggagalkan ambisi bintang La Roja meraih poin penuh malam itu adalah kiper veteran Tanjung Verde yang berusia 40 tahun, Vozinha. Sepanjang laga, kiper bernomor punggung 1 ini tercatat melakukan 7 penyelamatan krusial yang murni mementahkan peluang emas di depan gawang.
Statistik performa heroik ini langsung menempatkan nama Vozinha dalam buku rekor Piala Dunia sebagai kiper berusia kepala empat dengan jumlah penyelamatan terbanyak kedua dalam satu pertandingan, tepat di bawah legenda Irlandia Utara, Pat Jennings.
Gelombang ancaman Spanyol sebenarnya sudah dimulai sejak babak pertama, namun Vozinha berulang kali menunjukkan refleks tingkat tinggi untuk mementahkan sundulan terarah Mikel Oyarzabal serta sepakan jarak dekat Ferran Torres. Ketangguhan kiper klub AS Trenčín ini kian terlihat saat ia terbang menepis sundulan tajam bek Aymeric Laporte yang lahir dari situasi sepak pojok.
Dominasi mutlak Spanyol yang menguasai jalannya pertandingan dengan 734 operan sukses seakan menjadi tidak berarti di hadapan kokohnya pertahanan Tanjung Verde yang dikomandoi langsung dari bawah mistar gawang.

Memasuki babak kedua, guna memecah kebuntuan, pelatih Spanyol Luis de la Fuente akhirnya memasukkan sang ikon muda, Lamine Yamal, pada menit ke-71. Penyerang lincah berusia 18 tahun ini langsung menghidupkan daya gempur Spanyol dan tercatat melakukan 5 kali dribel sukses, terbanyak dibanding pemain lain di lapangan.
Kendati Lamine dkk terus merangsek masuk dan melepaskan total 27 tembakan ke arah pertahanan Tanjung Verde, kesigapan Vozinha yang juga aktif memotong bola-bola udara di dalam kotak penalti membuat gawang timnya tetap suci dari kebobolan hingga laga usai.
Skor imbang 0-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memicu tangis haru Vozinha dan selebrasi emosional dari para suporter Tanjung Verde di tribun stadion. Sebaliknya, bagi skuad Spanyol, hasil ini menjadi alarm peringatan keras sekaligus rapor buruk di mana mereka belum lagi mencetak gol dalam empat laga terakhir di ajang Piala Dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....