Kuota Bertambah, Tim-Tim Asia Berebut Tiket Emas menuju Piala Dunia 2026
- 09 Jun 2026 17:59 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID. Jakarta - Perubahan format menjadi 48 negara peserta membawa dampak angin segar dan perubahan drastis pada peta persaingan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Zona Asia (AFC). Konfederasi Sepak Bola Asia mendapatkan berkah berupa penambahan kuota kelolosan yang sangat signifikan dari FIFA. Jika pada edisi-edisi Piala Dunia sebelumnya Asia hanya mendapatkan jatah 4,5 slot, kini pada edisi Piala Dunia 2026 kuota resmi untuk wilayah Asia melonjak hampir dua kali lipat menjadi 8,5 slot.
Keputusan FIFA menambah kuota ini didasarkan pada perkembangan kualitas sepak bola di benua Asia serta jumlah pasar penonton yang sangat masif di kawasan ini. Penambahan slot ini memberikan peluang emas bagi negara-negara kuat baru di Asia yang selama ini kerap terjegal di fase akhir kualifikasi untuk bisa merasakan atmosfer putaran final. Slot ini dibagi menjadi 8 tiket lolos langsung (langsung masuk fase grup) dan 1 tiket melalui jalur babak play-off antarkonfederasi.
Guna menyaring tim terbaik yang akan mengisi 8,5 slot tersebut, AFC merombak format kualifikasi menjadi beberapa tahapan yang panjang dan sangat ketat, dimulai dari babak pertama hingga babak keempat. Pada babak ketiga, sebanyak 18 tim terbaik Asia dibagi ke dalam tiga grup yang masing-masing berisi enam tim dengan sistem kompetisi penuh kandang dan tandang (home and away). Dua tim teratas dari masing-masing grup di babak ketiga ini akan langsung mengamankan enam tiket pertama menuju Amerika Utara.
Sementara itu, tim yang finis di peringkat ketiga dan keempat pada babak ketiga tidak langsung gugur, melainkan harus bertarung kembali di babak keempat untuk memperebutkan dua tiket sisa lolos langsung. Bagi tim yang masih gagal di babak keempat namun berhasil menduduki posisi runner-up grup, mereka akan diadu kembali di babak kelima untuk menentukan satu tim yang berhak menjadi wakil Asia di babak play-off antar-benua demi memperebutkan jatah 0,5 slot terakhir.
Sistem kuota baru ini membuat tensi pertandingan di sepanjang babak kualifikasi Asia berjalan jauh lebih kompetitif dan menarik perhatian publik sepak bola global. Negara-negara besar Asia seperti Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, Iran, dan Australia harus berjuang ekstra keras karena tim-tim kuda hitam Asia kini memiliki motivasi berlipat ganda untuk mencetak sejarah baru. Longgarnya kuota ini dinilai menjadi momentum kebangkitan sepak bola Asia di panggung internasional secara nyata pada tahun 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....