Badai Cedera Pemain Bintang Bayangi Kick-Off Piala Dunia 2026

  • 22 Mei 2026 12:13 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Gelombang cedera parah melanda sejumlah pemain bintang dunia hanya tiga pekan menjelang kick-off Piala Dunia 2026 di Amerika Utara pada 11 Juni mendatang. Jadwal kompetisi domestik yang padat di tingkat klub dituding menjadi faktor utama tumbangnya para pilar andalan yang kini terpaksa mengubur impian mereka untuk tampil di panggung tertinggi sepak bola sejagat tersebut.

Hingga pertengahan Mei 2026, tercatat lebih dari sepuluh pemain nama besar dari berbagai negara kandidat juara yang sudah dipastikan absen akibat cedera fatal seperti robek otot ligamen (Anterior Cruciate Ligament/ACL) dan kerusakan tendon Achilles. Kehilangan ini memaksa para pelatih tim nasional memutar otak guna merombak strategi dan komposisi skuad inti menjelang batas akhir pendaftaran pemain.

Tim nasional Brasil menjadi salah satu yang paling terpukul setelah penyerang andalan mereka, Rodrygo, dipastikan absen total akibat cedera ACL dan meniskus saat membela Real Madrid. Pukulan bagi Tim Samba kian bertambah setelah bek tangguh Eder Militao juga harus menepi akibat cedera serupa, disusul kabar terbaru mengenai bintang senior Neymar yang mengalami masalah pada otot betisnya.

Krisis serupa melanda lini serang tim nasional Prancis menyusul kepastian absennya penyerang Hugo Ekitike akibat robek tendon Achilles yang membutuhkan waktu pemulihan hingga sembilan bulan. Selain Prancis, tim nasional Jerman juga harus kehilangan winger lincah Serge Gnabry akibat robekan otot adduktor, sementara Belanda kehilangan motor serangan mereka, Xavi Simons, yang mengalami cedera lutut parah.

Di kubu Spanyol, ketidakpastian besar menyelimuti kondisi penyerang muda sensasional Lamine Yamal yang tengah berjuang pulih dari cedera hamstring biceps femoris. Meski masuk dalam rencana tim medis, pemain berusia 18 tahun tersebut dilaporkan bakal melewatkan laga pembuka penyisihan grup melawan Cabo Verde guna menghindari risiko kambuh yang lebih fatal.

Selain kehilangan pilar di lini depan, lini belakang sejumlah negara peserta juga rapuh, seperti tim nasional Kanada yang terancam tampil tanpa kapten mereka, Alphonso Davies, akibat cedera robek hamstring. Situasi pelik ini sempat memicu ketegangan antara federasi sepak bola Kanada dan klubnya, Bayern Munich, terkait otoritas penanganan medis serta jaminan tingkat kebugaran sang pemain sebelum diizinkan merumput.

Melihat panjangnya daftar absensi pemain elite ini, pengamat sepak bola menilai peta persaingan dan kedalaman skuad di Piala Dunia 2026 akan mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Negara-negara dengan rotasi pemain yang matang kini lebih diunggulkan untuk bertahan dalam turnamen yang untuk pertama kalinya akan diikuti oleh 48 tim nasional tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....