Maluku Climbers Masyarakatkan Panjat Tebing di kota Ambon

  • 17 Sep 2026 20:51 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon — Komunitas panjat tebing mandiri, Maluku Climbers, terus berkomitmen mencetak atlet-atlet muda potensial sekaligus memasyarakatkan olahraga panjat tebing di Kota Ambon. Langkah ini berjalan berkat pemanfaatan sarana dan prasarana yang didukung oleh pemerintah daerah melalui Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (Pengprov FPTI) Maluku.

Pelatih Maluku Climbers, Odang Ujur, didampingi Ketua Komunitas Ika dan Manajer Akul, menyampaikan bahwa komunitas yang berdiri sejak 2015 dan terdaftar resmi di FPTI Kota Ambon pada 2020 ini sangat terbantu oleh fasilitas publik yang disediakan pemerintah.

"Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi dukungan pemerintah daerah melalui Pengprov FPTI Maluku yang telah menyediakan fasilitas papan panjat (wall climbing). Melalui mekanisme perizinan administrasi, sarana ini dapat kami gunakan secara gratis untuk pembinaan atlet dan masyarakat," ujar Odang di Ambon.

Meski mendapat dukungan area latihan, Maluku Climbers kepada RRI, Kamis 17 September 2026 juga mengungkapkan sejumlah tantangan utama yang masih dihadapi di lapangan. Salah satu kendala terbesar adalah keterbatasan jenis fasilitas dinding panjat yang ada di kota Ambon.

"Fasilitas yang ada saat ini baru kategori speed (kecepatan), sementara dua kategori lomba lainnya yaitu lead dan boulder belum tersedia secara lengkap. Selain itu, kondisi lingkungan lokasi latihan yang berpasir dan berdebu cukup mengganggu serta mempercepat kerusakan alat, khususnya tali panjat yang rentan aus," kata pengurus.

Faktor biaya operasional peralatan juga menjadi tantangan tersendiri karena seluruh sarana pengaman, sepatu, hingga perawatan instrumen panjat masih ditanggung secara mandiri oleh pengurus komunitas tanpa memungut biaya dari para anggota.

Saat ini, Maluku Climbers membina 10 atlet rutin berusia 6 hingga 24 tahun yang tengah dipersiapkan intensif menghadapi Kejuaraan Kota (Kejurkot) Piala Walikota Ambon pada Oktober mendatang. Sesi latihan atlet digelar rutin tiga kali seminggu pada hari Senin, Kamis, dan Sabtu sore.

Di samping fokus pembinaan prestasi, Maluku Climbers mengajak seluruh warga Kota Ambon untuk tidak ragu mencoba olahraga ini. Sesi latihan terbuka dan gratis bagi masyarakat umum dibuka setiap hari Minggu pagi.

"Panjat tebing ini olahraga yang asik dan menguji adrenalin. Kami mengundang masyarakat Kota Ambon dari semua tingkatan usia untuk datang mencoba setiap Minggu pagi. Tidak perlu khawatir soal keamanan karena kami selalu menerapkan SOP keselamatan ketat, safety briefing, dan menggunakan peralatan bersertifikasi standar nasional," ucap Odang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....