Pertamina Hulu Energi Binaiya Mulai Eksplorasi Migas Lepas Pantai Seram

  • 02 Sep 2026 08:04 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Pertamina Hulu Energi (PHE) Binaiya mulai mempersiapkan tahapan eksplorasi minyak dan gas bumi di Wilayah Kerja Binaiya yang mencakup kawasan lepas pantai Pulau Seram, Maluku. Project Manager WK Binaiya, Neny Herawati, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk mengurangi ketidakpastian sekaligus memastikan potensi cadangan migas di wilayah lepas pantai Seram.

Dalam waktu dekat, PHE Binaiya akan melakukan survei awal berupa survei batimetri dan pengambilan sampel sedimen untuk melihat indikasi keberadaan minyak. Tahapan tersebut akan dilanjutkan dengan survei seismik yang direncanakan berlangsung pada 2027.

Neny mengatakan, apabila hasil survei seismik menunjukkan potensi yang menjanjikan, kegiatan eksplorasi akan dilanjutkan dengan pengeboran yang ditargetkan pada 2029. Jika berhasil, pengembangan lapangan akan dilakukan menuju tahap produksi.

"Kalau data seismiknya ada potensi, kita akan bor di tahun 2029. Kalau berhasil, nanti kita akan kembangkan," ujarnya di Bula pada Selasa, 1 September 2026.

Project Manager Wilayah Kerja (WK) Binaya, Neni Herawati bersama tim saat usai menggelar pertemuan dengan Bupati Seram Bagian Timur, Maluku, di Bula. (Foto: Yasin Kelderak/RRI).

PHE Binaiya menargetkan produksi minyak dari lepas pantai Seram dapat dimulai pada 2036, dengan proyeksi sekitar 95 ribu hingga 100 ribu barel minyak per hari. Wilayah kerja Binaiya sendiri diperkirakan memiliki potensi sumber daya sekitar 6,7 miliar barel minyak dan 15 triliun kaki kubik gas alam.

"Insya Allah ditargetkan di tahun 2036, di area Seram, di lepas pantai Seram ini bisa membuat produksi minyak. Kita bisa menambah produksi yang signifikan sekitar 95.000 sampai 100.000 barel oil per day," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....