Kekeringan Maluku Diprakirakan Berlanjut hingga November

  • 20 Agt 2026 17:10 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon – Kepala Stasiun Klimatologi Kelas III Maluku, Makhfu Hidayat, SP, menyampaikan kondisi kekeringan dan kebasahan di Maluku berdasarkan indeks Standardized Precipitation Index (SPI). Hasil analisis menunjukkan sejumlah wilayah mengalami kondisi sangat kering hingga normal dalam periode Mei hingga Juli 2026.

Berdasarkan analisis SPI untuk akumulasi curah hujan tiga bulan Mei hingga Juli 2026, kondisi wilayah Maluku secara umum berada pada kategori sangat kering hingga normal. Kondisi tersebut menggambarkan tingkat kekeringan dan kebasahan berdasarkan akumulasi curah hujan selama periode tersebut.

Makhfu menjelaskan, prakiraan SPI untuk akumulasi curah hujan tiga bulan Juli hingga September 2026 secara umum berada pada kategori kering hingga normal. Kondisi ini menunjukkan potensi berlanjutnya kondisi kering di sejumlah wilayah Maluku.

Sementara itu, untuk periode Agustus hingga Oktober 2026, tingkat kekeringan dan kebasahan diprakirakan berada pada kategori agak kering hingga normal. Prakiraan tersebut menggunakan indeks SPI dengan akumulasi curah hujan selama tiga bulan.

Memasuki periode September hingga November 2026, tingkat kekeringan dan kebasahan di wilayah Maluku secara umum diprakirakan berada pada kategori kering hingga normal. Kondisi ini perlu menjadi perhatian dalam mengantisipasi dampak rendahnya curah hujan pada berbagai aktivitas masyarakat.

Stasiun Klimatologi Kelas III Maluku terus melakukan analisis dan prakiraan kondisi iklim untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Informasi mengenai indeks kekeringan dan kebasahan tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam perencanaan kegiatan yang berkaitan dengan kondisi cuaca dan iklim di wilayah Maluku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....