El Nino Diprediksi Menguat, Maluku Perlu Waspada
- 20 Agt 2026 17:09 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Kepala Stasiun Klimatologi Kelas III Maluku, Makhfu Hidayat, SP, menyampaikan kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanya fenomena El Nino. Kondisi tersebut terlihat dari indeks Nino3.4 dan SOI yang berada pada kategori mencerminkan El Nino.
Makhfu menjelaskan, indeks Nino3.4 selama tiga bulan berada pada kategori El Nino, dengan nilai Juli 2026 sebesar 1,583. Sementara nilai SOI Juli 2026 tercatat minus 26,79 dan rata-rata SOI 90 hari terakhir sebesar minus 21,91.
Di sisi lain, kondisi Dipole Mode atau IOD pada Juli 2026 masih berada dalam kategori netral dengan indeks minus 0,229. Namun, BMKG memprediksi IOD berpeluang beralih menuju fase positif mulai September hingga Desember 2026.
Makhfu mengatakan, prediksi kondisi suhu muka laut menunjukkan perairan Maluku cenderung lebih dingin. Sementara indeks anomali suhu muka laut Nino3.4 diprakirakan terus meningkat hingga November 2026, yang menunjukkan adanya kondisi El Nino.
Selain dinamika suhu muka laut, kondisi angin juga menjadi bagian dari prakiraan atmosfer untuk periode mendatang. Angin timuran diprediksi dominan di wilayah Indonesia, sementara belokan angin terlihat di sekitar wilayah ekuator dan angin barat diprediksi mulai memasuki Indonesia pada November 2026.
Stasiun Klimatologi Kelas III Maluku juga mencatat sinyal Madden-Julian Oscillation atau MJO diprediksi lemah dan tidak aktif di wilayah Benua Maritim hingga pertengahan dasarian ketiga Agustus 2026. Kondisi tersebut disertai prediksi tidak adanya potensi pertumbuhan awan konvektif di Indonesia, khususnya Maluku, hingga periode tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....