Lancici! Penyanyi Ambon Meifhy Pattikawa Tuangkan Keresahan lewat Lagu Ini
- 18 Agt 2026 07:11 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon : Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Maluku, Meifhy Pattikawa, telah menciptakan lebih dari 10 karya lagu. Dalam proses berkaryanya, Meifhy tidak hanya menulis lirik, tetapi juga mengaransemen sendiri musik yang sesuai dengan pesan dan emosi dalam setiap lagu. Hal tersebut diungkapkan Meifhy dalam acara Pro 2 Entertainment di Pro 2 RRI Ambon beberapa waktu lalu.
Salah satu karya pertamanya berjudul Jang Balele Lai yang ditulis sejak 2017. Namun, lagu tersebut baru dirilis pada 2022 karena saat itu Meifhy masih fokus menyelesaikan pendidikan kuliahnya.
Meifhy juga menciptakan lagu “Lancici” yang terinspirasi dari pengalamannya menghadapi berbagai sindiran di media sosial, khususnya Facebook. Melalui lagu tersebut, ia tidak bermaksud sekadar membalas sindiran, tetapi mengajak masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak terlalu sibuk mencampuri kehidupan orang lain.
“Setelah dirilis Lancici” mendapat beragam respons dari masyarakat, termasuk komentar negatif dari sejumlah netizen yang merasa tersindir. Saya memilih tidak membalas komentar tersebut secara langsung, melainkan menyampaikan keresahan dan pengalamannya melalui karya music” ujar Meifhy
Proses penciptaan Lancici juga berlangsung sangat cepat. Lagu tersebut ditulis dalam satu hari, kemudian keesokan harinya langsung menjalani proses take atau rekaman, dan dua hari setelahnya dilanjutkan dengan pembuatan video klip bersama Agnes.
Selain Lancici, Meifhy juga pernah menciptakan lagu secara spontan dalam ajang Music Preneur. Proses penciptaan hingga rekaman lagu tersebut bahkan dikebut dan diselesaikan dalam waktu sekitar satu hari. Hingga Juli 2026, Meifhy menyebut telah menghasilkan dua karya baru, yakni Lancici dan Tampa Kaweng.
Dalam proses kreatifnya, Meifhy menggunakan bahasa Ambon sebagai salah satu warna dalam karya musiknya karena dekat dengan kehidupan sehari-hari dan karakter masyarakat Maluku, meski ia juga memiliki lagu berbahasa Indonesia. Ia mengawali proses dengan menulis lirik, kemudian mencari melodi yang sesuai dengan makna lirik, termasuk menggunakan nada minor untuk memperkuat suasana sedih atau emosional.
“Musik bukan hanya tentang lirik dan melodi, tetapi bagaimana emosi dalam lagu dapat dirasakan dan diinterpretasikan oleh pendengar” kata Meifhy
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....