BMKG : Gempa Tektonik Alor Tidak Berpotensi Tsunami
- 28 Jun 2026 02:15 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (27/6) pukul 17.37 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa berada di laut pada koordinat 6,97 derajat Lintang Selatan dan 125,73 derajat Bujur Timur, atau sekitar 196 kilometer di timur laut Alor. Gempa terjadi pada kedalaman 527 kilometer, sehingga tergolong sebagai gempa bumi dalam.
Hasil pemodelan tsunami yang dilakukan BMKG menunjukkan gempa tersebut tidak memicu potensi tsunami. Meski demikian, guncangan gempa dirasakan masyarakat di wilayah Maluku Barat Daya dengan intensitas III MMI, yakni getaran terasa nyata di dalam rumah seperti ada truk besar yang melintas.
BMKG menjelaskan, gempa ini dipicu oleh aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng Laut Banda. Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.
Hingga pukul 17.55 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock. BMKG terus melakukan monitoring untuk mengantisipasi kemungkinan perkembangan aktivitas seismik di wilayah tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami retak atau rusak akibat guncangan gempa demi menjaga keselamatan.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc., menegaskan masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG melalui kanal komunikasi resmi. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan terhindar dari berita bohong terkait kejadian gempa bumi tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....