BMKG Prakirakan Cuaca Maritim Kepulauan Kai Didominasi Berawan Tebal

  • 28 Jun 2026 02:14 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Ambon merilis prakiraan cuaca maritim untuk Perairan Kepulauan Kai yang berlaku pada 28 hingga 30 Juni 2026. Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, diimbau memperhatikan perkembangan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di perairan.

Berdasarkan prakiraan BMKG, kondisi cuaca pada Minggu (28/6) sejak pagi hingga sore didominasi berawan tebal dengan suhu udara berkisar 26–27 derajat Celsius. Memasuki malam hingga dini hari, wilayah perairan diprakirakan berpotensi mengalami petir sebelum kembali berawan pada Senin pagi.

Kecepatan angin diperkirakan berada pada kisaran 11 hingga 15 knot dengan hembusan maksimum atau gust mencapai 25 knot. Sementara itu, tinggi gelombang di Perairan Kepulauan Kai relatif stabil pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter, sehingga aktivitas pelayaran tetap perlu memperhatikan kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Pada Senin, 29 Juni 2026, cuaca diprakirakan masih didominasi berawan tebal dengan suhu udara antara 26 hingga 27 derajat Celsius dan kelembapan udara mencapai 82 persen. Kecepatan arus laut diperkirakan berkisar 0,92 hingga 1,15 knot dengan arah arus menuju barat.

Sementara pada Selasa, 30 Juni 2026, BMKG memprakirakan terjadi hujan ringan di wilayah Perairan Kepulauan Kai. Suhu udara berkisar 25 hingga 27 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 85 persen, sedangkan kecepatan angin diperkirakan 10 hingga 12 knot dengan hembusan maksimum mencapai 21 knot.

BMKG juga mencatat suhu permukaan laut berada di kisaran 27 derajat Celsius selama periode prakiraan. Tinggi gelombang tetap diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter, dengan kecepatan arus laut antara 0,88 hingga 1,07 knot yang bergerak ke arah barat daya.

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Ambon mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut, nelayan, dan masyarakat pesisir untuk terus memantau informasi cuaca maritim terbaru. Kewaspadaan terhadap potensi petir, hujan ringan, serta perubahan arah dan kecepatan angin diperlukan guna menjaga keselamatan selama beraktivitas di laut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....