Lopies: Penjurian Pesparawi Nasional XIV Berbasis Statistik
- 21 Jun 2026 19:32 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Manokwari - Ketua Dewan Juri Pesparawi Nasional XIV Ronny Lopies mengungkapkan, penyelenggaraan PESPARAWI kini menerapkan pembaruan signifikan dalam mekanisme penilaian dengan mengintegrasikan pendekatan statistik. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap distribusi nilai memiliki dasar yang objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Menurut Lopies, penerapan metode statistik menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas dan kredibilitas hasil penjurian. "Kami ingin memastikan bahwa setiap nilai yang diberikan memiliki acuan yang jelas, objektif, dan dapat diuji secara saintifik," ujarnya.
Untuk mendukung sistem tersebut, panitia membentuk Tim Totalisator yang bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan data dan perhitungan hasil akhir. Kehadiran tim ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas serta akurasi proses penilaian selama pelaksanaan lomba.
Ia menjelaskan, keberadaan Tim Totalisator memungkinkan Dewan Juri lebih fokus pada substansi penilaian. "Dengan adanya tim khusus, para juri tidak lagi terbebani oleh perhitungan manual sehingga dapat lebih konsentrasi pada kualitas penampilan peserta berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan," katanya.
Sebagai instrumen kontrol dan validasi, seluruh proses penilaian diwajibkan menggunakan Blanko Penilaian dan Blanko Evaluasi yang telah dibakukan. Standarisasi ini dinilai penting untuk menjaga konsistensi, transparansi, dan akuntabilitas hasil penjurian.
Di sisi lain, proses penjurian tetap berpegang teguh pada prinsip pelayanan musik gerejawi. Melalui konsep "Frekuensi YESUS" dan "Mezbah", seluruh pihak yang terlibat diingatkan bahwa setiap keputusan yang diambil merupakan bagian dari pelayanan yang harus sejalan dengan nilai-nilai spiritual.
"Penjurian dalam PESPARAWI bukan sekadar memberikan nilai, tetapi juga merupakan bentuk pelayanan. Karena itu, seluruh proses harus berjalan dalam semangat rohani dan integritas yang tinggi," tegasnya.
Terkait pengembangan PESPARAWI ke depan, Ketua Dewan Juri merekomendasikan adanya sinergi yang lebih kuat antara penyelenggaraan event musik gerejawi dengan sektor pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif. Rekomendasi tersebut ditujukan kepada Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) dan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen agar PESPARAWI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial, budaya, dan ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....