Memahami Perbedaan Dua Peringatan Penting Pancasila

  • 01 Jun 2026 09:23 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Masih banyak masyarakat yang menganggap Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Lahir Pancasila sebagai peringatan yang sama. Padahal, kedua momen tersebut memiliki latar belakang sejarah, tujuan peringatan, dan makna yang berbeda meskipun sama-sama berkaitan dengan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Dikutip dari laman resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni untuk mengenang pidato yang disampaikan oleh Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945 dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Dalam pidato tersebut, Soekarno menyampaikan gagasan mengenai dasar negara yang kemudian dikenal sebagai Pancasila.

Peringatan Hari Lahir Pancasila bertujuan untuk mengenang proses lahirnya ideologi bangsa sekaligus mengajak masyarakat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sejak ditetapkan sebagai hari libur nasional, peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan kebhinekaan.

Sementara itu, Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober. Peringatan ini berkaitan dengan peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau G30S yang menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan untuk mengenang keberhasilan bangsa Indonesia mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara dari berbagai ancaman yang dianggap dapat menggantikan dasar negara.

Sejumlah kalangan menilai bahwa Hari Kesaktian Pancasila memiliki makna sebagai simbol keteguhan bangsa dalam menjaga ideologi negara. Peringatan ini biasanya ditandai dengan upacara yang digelar di berbagai instansi pemerintah, sekolah, dan lembaga pendidikan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila.

Guru sejarah, Diana Florenza di Ambon, mengatakan bahwa masyarakat perlu memahami perbedaan kedua peringatan tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman. Menurutnya, Hari Lahir Pancasila berfokus pada sejarah lahirnya gagasan dasar negara, sedangkan Hari Kesaktian Pancasila menitikberatkan pada upaya mempertahankan Pancasila sebagai ideologi bangsa. "Keduanya sama penting, tetapi memiliki konteks sejarah yang berbeda," ujarnya.

Dengan memahami sejarah dan makna dari kedua peringatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat semakin menghargai Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa. Baik Hari Lahir Pancasila maupun Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan nilai-nilai kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....