Percepat Strategi TLKM 30, Telkom Transformasi Jadi Strategic Holding

  • 12 Mei 2026 19:02 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus mematangkan langkah transformasinya melalui strategi jangka menengah bertajuk TLKM 30. Strategi ini dirancang untuk mengubah model bisnis perusahaan dari operating holding menjadi strategic holding. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas tata kelola dan memfokuskan operasional pada entitas anak perusahaan yang lebih spesifik.

Dalam transformasi ini, Telkom membagi fokus bisnisnya ke dalam empat segmen utama atau Operating Company (OpCo). Keempat segmen tersebut meliputi B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, dan International.

Dengan struktur baru ini, Telkom sebagai induk perusahaan akan lebih fokus pada sinergi penciptaan nilai dan pengelolaan portofolio, sementara operasional teknis dijalankan oleh masing-masing OpCo secara mandiri. Salah satu pilar utama TLKM 30 adalah streamlining atau perampingan portofolio bisnis yang bukan merupakan inti (non-core).

Telkom telah memulai proses divestasi AdMedika dan TelkoMedika yang ditargetkan rampung pada paruh pertama 2026. Langkah ini diambil agar perusahaan dapat lebih efisien dan memiliki keunggulan kompetitif yang lebih kuat pada sektor telekomunikasi dan digital.

Selain perampingan, Telkom juga melakukan inisiatif unlock value melalui pemisahan bisnis infrastruktur fiber kepada entitas InfraNexia. Proses carve-out tahap pertama ini telah ditandai dengan penandatanganan perjanjian pada Desember 2025 lalu.

Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan utilisasi aset kabel optik milik Telkom dan memaksimalkan pengembalian aset (Return on Assets) secara signifikan.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan, transformasi ini adalah kunci untuk mewujudkan visi sebagai penggerak ekosistem digital nasional yang berdaya saing global.

Melalui pilar Operational & Service Excellence, Telkom juga melakukan penyesuaian kebijakan akuntansi guna meningkatkan transparansi. Langkah ini merupakan bagian dari governance reset untuk memastikan kesehatan finansial perusahaan dalam jangka panjang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....