Sejarah Hari Amal Bhakti Kementerian Agama
- 02 Jan 2026 14:20 WIB
- Ambon
KBRN,Ambon: Setiap tanggal 3 Januari, Kementerian Agama Republik Indonesia memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) sebagai momentum bersejarah berdirinya Kementerian Agama. Peringatan ini menjadi pengingat pentingnya peran negara dalam mengatur dan melayani kehidupan beragama di Indonesia.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Hari Amal Bhakti Kementerian Agama berakar dari pembentukan Kementerian Agama Republik Indonesia pada 3 Januari 1946. Pembentukan kementerian ini dilakukan tidak lama setelah Indonesia merdeka, sebagai respons atas kebutuhan akan lembaga khusus yang menangani urusan keagamaan serta pendidikan agama bagi seluruh umat beragama di tanah air.
Berdasarkan Penetapan Pemerintah Nomor 1/S.D. Tahun 1946, pemerintah secara resmi membentuk Kementerian Agama dan mengangkat Haji Mohammad Rasjidi sebagai Menteri Agama pertama. Sejak saat itu, Kementerian Agama berperan strategis dalam menjaga kerukunan antar umat beragama, mengembangkan pendidikan keagamaan, serta memastikan kebebasan beragama sesuai amanat konstitusi.
| Baca juga: Sejarah Hari Kavaleri TNI AD Indonesia |
Makna Amal Bhakti dalam peringatan ini mencerminkan semangat kerja nyata dan pengabdian tulus aparatur Kementerian Agama kepada bangsa dan negara. Nilai tersebut menjadi landasan dalam memberikan pelayanan publik yang adil, profesional, dan inklusif bagi seluruh pemeluk agama di Indonesia.
Peringatan Hari Amal Bhakti tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga ajang refleksi bagi seluruh jajaran Kementerian Agama untuk terus meningkatkan integritas, moderasi beragama, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui peringatan Hari Amal Bhakti setiap 3 Januari, Kementerian Agama diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai penjaga harmoni kehidupan beragama sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....