Hari Santri Nasional, Momentum Meneladani Perjuangan Ulama

  • 21 Okt 2025 11:48 WIB
  •  Ambon

KBRN,Ambon; Setiap tanggal 22 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Santri Nasional, sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Peringatan tahun ini mengusung semangat bahwa santri tidak hanya berperan dalam bidang keagamaan, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam pembangunan bangsa.

Penetapan Hari Santri Nasional dilakukan melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 oleh Presiden Joko Widodo. Tanggal 22 Oktober dipilih karena bertepatan dengan dikeluarkannya Resolusi Jihad oleh pendiri Nahdlatul Ulama, KH. Hasyim asy’ari, pada 22 Oktober 1945 di Surabaya.

Resolusi tersebut berisi seruan kepada umat Islam, khususnya para santri, untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan dari ancaman penjajahan. Seruan jihad itu kemudian menjadi pemicu lahirnya Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, yang kini dikenang sebagai Hari Pahlawan.

Semangat santri dalam menjaga keutuhan NKRI harus terus kita teladani. Nilai-nilai keikhlasan, pengabdian, dan cinta tanah air menjadi warisan penting bagi generasi muda.

Peringatan Hari Santri tahun ini disemarakkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari apel santri, kirab merah putih, lomba keagamaan, hingga doa bersama di berbagai pesantren dan lembaga pendidikan Islam di seluruh Indonesia.

Melalui momentum ini, diharapkan para santri masa kini terus menguatkan peran mereka dalam menghadapi tantangan zaman, tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga dalam inovasi, pendidikan, dan pembangunan sosial.

Hari Santri menjadi pengingat bahwa perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari semangat jihad, nasionalisme, dan keikhlasan para santri ulama yang mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....