TASPEN Imbau Waspada Modus Penipuan Digital
- 25 Jul 2025 14:55 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon: PT TASPEN (Persero) mengimbau seluruh peserta, khususnya pensiunan, agar waspada terhadap berbagai modus penipuan digital yang mengatasnamakan TASPEN.
"Maraknya laporan penipuan melalui pesan instan, telepon, dan email menunjukkan upaya pencurian data pribadi hingga pembobolan rekening," kata Corporate Secretary TASPEN, Henra dalam rilis yang diterima RRI, Jumat (25/7/2025).
Ia mengatakan, beberapa modus penipuan yang teridentifikasi:
1. Hoaks penyaluran pensiun hanya lewat Kantor Pos. Faktanya, TASPEN bekerja sama dengan 43 bank dan 1 Kantor Pos.
2. Modus pembaruan data lewat tautan palsu. Pelaku menyamar sebagai petugas TASPEN dan mengirim tautan ke situs palsu.
3. Janji bonus atau kenaikan pensiun. Tautan yang diberikan digunakan untuk peretasan dan pencurian dana.
4. Surat tugas palsu. Menggunakan kop surat dan tanda tangan palsu disertai ancaman penghentian manfaat.
5. Modus pengembalian dana. TASPEN menegaskan tidak pernah meminta pengembalian dana dalam bentuk apapun.
Sementara itu, Direktur Utama TASPEN, Rony Hanityo Aprianto, menegaskan perlindungan data peserta sebagai prioritas utama. "Kami proaktif memperkuat sistem keamanan dan edukasi digital guna melindungi peserta," ujarnya.
TASPEN mendorong peserta menerapkan prinsip Tahan – Pastikan – Laporkan:
● Tahan: Jangan langsung menanggapi pesan mencurigakan.
● Pastikan: Verifikasi lewat kanal resmi TASPEN (www.taspen.co.id, 1500 919, email: tanya.taspen@taspen.co.id).
● Laporkan: Segera laporkan ke TASPEN atau pihak berwenang.
Corporate Secretary TASPEN, Henra, menambahkan TASPEN terus meningkatkan literasi digital peserta dan memperkuat keamanan layanan demi menjaga hak peserta dan mendukung transformasi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....