Walikota Bodewin Apresiasi Sosialisasi Pendidikan Pancasila kepada Pendidik
- 24 Jul 2025 13:41 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon: Sebanyak 300 tenaga pengajar di Kota Ambon mengikuti Sosialisasi Pendidikan Pancasila dan Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah se- Kota Ambon. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI, berlangsung di salah satu hotel Kota Ambon pada Kamis (24/07/2025).
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI Prof. KH. Yudian Wahyudi menjelaskan, sosialisasi buku teks utama pendidikan Pancasila sebagai jalan keluar bagi "krisis" yang selama ini terjadi karena hilangnya pendidikan Pancasila dari pendidikan formal. Buku Teks utama adalah 30% pengetahuan dan 70% nya adalah praktek.
“Pendidikan Pancasila juga diperuntukkan bagi guru maka diharapkan dapat membantu dan mengantarkan para guru khususnya guru Pendidikan Pancasila dalam mengetahui, memahami, melaksanakan dan mentransformasikan kepada para peserta didik terkait nilai-nilai luhur budaya bangsa sebagai penuntun sikap dan perilaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata wahyudi.
Surahno, Deputi Bidang pengkajian dan Materi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI menjelaskan, sosialisasi ini dilakukan kepada tenaga pengajar, dikarenakan pendidikan Pancasila sudah kosong sekitar 20 tahun lebih dari tahun 1998.
“Dengan diterbitkannya peraturan pemerintah nomor 4 Tahun 2022 tentang pendidikan nasional, pendidikan Pancasila merupakan kurikulum wajib yang harus dilaksanakan baik oleh pendidikan dasar, menengah maupun pendidikan tinggi dan BPIP tahun 2023 bersama dengan Kemdikbud Ristek menyusun buku teks utama sebanyak 24 buku teks utama, 12 buku untuk guru dan 12 buku untuk murid,” ujarnya.

Diharapkan, melalui pendidikan Pancasila dapat membangun karakter generasi muda melalui pendidikan formal, sehingga nantinya anak-anak memiliki karakter yang bernilai Pancasila sebahai modal menyiapkan pemimpin bangsa berkarakter Pancasila ke depan.
“Tentunya kegiatan pada hari ini yang diikuti oleh ratusan guru Sekolah Dasar dan Menengah nanti bisa diajarkan kepada sekolah masing-masing,” katanya berharap.
Walikota Ambon Bodewin Wattimena menyebut Sosialisasi Pendidikan Pancasila dan Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila pada Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah se- Kota Ambon yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI sebagai langkah baik, mengingat tantangan yang dihadapi saat ini cukup berat, terutama di daerah.
Tantangan yang dumaksud Walikota antara lain perubahan perilaku masyarakat, serta pengaruh arus globalisasi yang membuat ketahanan masyarakat semakin berkurang, terutama pemahaman terhadap nilai-nilai luhur bangsa.
”Karena itu, sosialisasi tentang Pancasila sekaligus penerapannya pada satuan-satuan pendidikan bagi kami, ini akan menguatkan kembali pondasi kebangsaan kita melalui anak-anak, melalui satuan pendidikan, supaya mereka memiliki karakter yang baik, memahami sungguh nilai-nilai Pancasila," ujar Walikota.
"Sosialisasi ini juga penting supaya generasi-generasi bangsa kita kedepan tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tapi juga memiliki karakter yang baik, karena nilai-nilai Pancasila itu bisa membentuk karakter mereka,” tambah Wattimena.
Diketahui Sosialisasi Pendidikan Pancasila dan Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila Pada Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah se- Kota Ambon oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI berlangsung selama dua hari di Kota Ambon, menghadirkan para narasumber handal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....