Rakor Persiapan Manasik Jamaah Haji Reguler 2025 Digelar
- 28 Feb 2025 11:10 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon: Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Bimbingan Manasik Haji bagi Jemaah Haji Reguler Tahun 1446 H/2025 M, Kecamatan Namlea yang digelar via zoom, diikuti oleh Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru, Syahmidar A. Saleh.
Dalam rakor tersebut, Menteri Agama RI KH. Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya pembaruan materi bimbingan manasik (Bimsik) haji.
Menurutnya, selama ini materi Bimsik masih berorientasi pada fiqih dan terlalu teknikal, sehingga perlu ditambahkan aspek filosofis, tasawuf, serta sosiologisnya.
“Kita perlu memberikan pembaruan karena selama ini manasik kita terlalu fiqih oriented dan teknikal. Padahal, ibadah haji bukan sekadar ritual, tetapi juga peristiwa spiritual dan bersejarah. Oleh karena itu, materi Bimsik harus mencakup filosofi, tasawuf, hingga historisnya,"ujar Nasaruddin Umar.
Nasaruddin Umar juga mengingatkan bahwa bimbingan manasik tidak hanya bertujuan agar jemaah memperoleh haji makbul, tetapi juga haji mabrur.
Menurutnya, kemabruran seorang haji dapat diukur setelah pelaksanaan ibadahnya, yaitu sejauh mana kebaikan yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari, kepedulian terhadap sesama, serta kecintaan kepada agama dan bangsa.
Sementara itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI, Hilman Latief, dalam laporannya menyampaikan bahwa persiapan terus dilakukan oleh Ditjen PHU, termasuk berkoordinasi dengan organisasi masyarakat Islam seperti PBNU, Muhammadiyah, dan PP Persis.
“Kami sudah berkomunikasi dan mengunjungi beberapa ormas Islam terkait isu-isu dan sosialisasi hal-hal terbaru yang akan diterapkan dalam pelaksanaan haji tahun ini," kata Hilman.
Dengan adanya rakor ini, diharapkan persiapan bimbingan manasik haji bagi jemaah reguler tahun 1446 H dapat berjalan lebih baik, serta mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada jemaah tentang esensi dan nilai-nilai spiritual dalam ibadah haji.
Rakor ini turut dihadiri oleh Direktur Bina Haji Musta’in Ahmad, Kasubdit Bimbingan Jemaah Zaenal Muttaqin, serta lebih dari 1.000 peserta daring, termasuk Kabid PHU Provinsi se-Indonesia, Kasi PHU Kemenag Kabupaten/Kota, Pembimbing Ibadah Haji, dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....