Kenali Kesemutan Pada Tangan dan Cara Tepat Mengatasinya
- 17 Agt 2024 10:34 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon : Kram-kram atau kesemutan (paresthesia) pada tangan adalah sensasi tidak nyaman seperti rasa tertusuk, terbakar, atau geli di tangan. Ini dapat terjadi secara sementara atau kronis tergantung penyebabnya.
Menurut studi epidemiologi, paresthesia tangan umum terjadi di populasi umum, terutama pada orang dewasa, dan prevalensinya meningkat seiring bertambahnya usia.
Data epidemiologis spesifik mengenai prevalensi kesemutan bervariasi, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa sekitar 14-35% populasi mengalami gejala ini dalam jangka waktu tertentu.
Gejala dapat berupa kesemutan, rasa terbakar, kebas, hingga nyeri tajam yang muncul terutama saat tangan dalam posisi tertentu atau setelah aktivitas fisik yang berlebihan. Terkadang gejala bisa disertai dengan kelemahan otot" Tutur dr. Semuel A. Wagiu, Sp.N di RSUD dr. M. Haulussy Ambon kepada RRI, Jumat (16/8/2024)
- Penyebab yang sering terjadi antara lain : Kompresi saraf, eperti sindrom terowongan karpal (carpal tunnel syndrome), dimana saraf median yang melewati pergelangan tangan terjepit.
- Kurangnya sirkulasi darah, akibat posisi tubuh tertentu yang menekan pembuluh darah.
- Defisiensi vitamin, seperti kekurangan vitamin B12.
- Neuropati perifer, terkait dengan diabetes atau gangguan sistem saraf lainnya.
- Cedera, pada saraf atau jaringan lunak di sekitar tangan.
Dokter Semuel menjelaskan, beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan mengalami kesemutan pada tangan termasuk :
- Pekerjaan yang melibatkan gerakan berulang seperti mengetik atau menggunakan alat.
- Diabetes atau gangguan metabolik lainnya.
- Trauma atau cedera pada tangan atau pergelangan tangan.
- Obesitas, yang dapat meningkatkan tekanan pada saraf.
- Kurangnya aktivitas fisik atau postur buruk dalam jangka panjang.
Penanganan kram-kram atau kesemutan pada tangan (paresthesia) tergantung pada penyebabnya :
- Modifikasi aktivitas, untuk mengurangi tekanan pada saraf.
- Fisioterapi, untuk meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan otot tangan.
- Obat anti-inflamasi, atau obat pereda nyeri untuk mengurangi gejala.
- Suplemen vitamin, jika penyebabnya adalah defisiensi.
- Operasi, mungkin diperlukan dalam kasus kompresi saraf yang parah seperti sindrom terowongan karpal.
Mengidentifikasi dan menangani faktor penyebabnya secara dini dapat mencegah komplikasi lebih lanjut. "Jika gejala berlangsung lama atau semakin parah, konsultasi dengan dokter diperlukan untuk evaluasi lebih lanjut." Tutup Dokter Semuel.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....