Pemeriksaan Kesehatan Gratis Petugas-Warga Binaan Lapas Geser tanpa Diskriminas

  • 24 Agt 2026 13:41 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi petugas dan warga binaan yang berlangsung di Aula Lapas, Senin 24 Agustus 2026. Langkah strategis ini diinisiasi oleh Staf Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi (Watkesrehab) yang berkolaborasi dengan perawat magang di Lapas Geser

Layanan medis yang disediakan mencakup pengecekan tekanan darah serta pemeriksaan kimia darah, seperti gula darah, asam urat, dan kolesterol. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Lapas Geser, jajaran pejabat struktural, pegawai, dan seluruh warga binaan yang antusias memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menegaskan bahwa seluruh elemen di dalam Lapas, baik petugas maupun warga binaan, berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak tanpa diskriminasi. Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan wujud nyata dari komitmen Lapas Geser dalam menerapkan pelayanan publik yang humanis dan inklusif.

“Deteksi dini adalah kunci pencegahan penyakit, sehingga stabilitas dan produktivitas di lingkungan kerja serta pembinaan dapat terus terjaga secara kondusif,” ungkap Nober. Ia menabahkan, bahwa kegiatan ini sekaligus memastikan pemenuhan hak kesehatan bagi petugas dan warga binaan berjalan setara tanpa adanya diskriminasi.

Sementara itu, Kasubsi Pembinaan, Junaidi Laisouw, menekankan pentingnya menjaga kebugaran di lingkungan pemasyarakatan. “Kesehatan adalah hak mendasar bagi siapapun, termasuk warga binaan. Kegiatan pemeriksaan gratis ini merupakan langkah preventif agar seluruh penghuni dan petugas Lapas Geser dapat menjalankan aktivitas harian serta program pembinaan dengan kondisi fisik yang optimal,” ujar Junaidi.

Di tempat yang sama, Staf Watkesrehab, Isratul Muslimin, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan tenaga medis magang ini sangat membantu jangkauan layanan kesehatan di dalam Lapas. “Sinergi ini membuat pelayanan medis berjalan lebih cepat dan menyeluruh. Kami berharap deteksi dini penyakit metabolisme seperti kolesterol dan asam urat ini dapat memicu pola hidup yang lebih sehat bagi seluruh warga pemasyarakatan,” tuturnya.

Salah satu perawat dari peserta magang, Tiara Cahyani Nasaruddin, turut mengutarakan kesannya selama memfasilitasi jalannya pemeriksaan gratis tersebut.

“Kegiatan ini memberikan kami pengalaman berharga dalam memberikan pelayanan kesehatan nyata di lingkungan pemasyarakatan. Antusiasme warga binaan dan keterbukaan pihak Lapas sangat mendukung kelancaran kegiatan ini. Melalui pemeriksaan ini, diharapkan kondisi kesehatan para pegawai maupun warga binaan dapat terus terpantau, serta dapat dilakukan tindak lanjut apabila ditemukan hasil yang memerlukan perhatian medis,” ungkap Tiara.

Manfaat dari layanan gratis ini juga dirasakan langsung oleh warga binaan. Salah seorang diantaranya, BB, mengaku sangat terbantu dengan adanya pengecekan kesehatan rutin. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Lapas Geser dan para perawat magang. Pengecekan gula darah dan tekanan darah gratis ini membuat kami tenang karena bisa terus mengontrol kesehatan selama menjalani masa pembinaan," ungkapnya.

Melalui program kesehatan proaktif ini, Lapas Geser terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan lingkungan pemasyarakatan yang humanis, sehat, dan kondusif bagi petugas maupun warga binaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....