Prioritaskan Kesehatan Warga Binaan, Lapas Wahai Gelar Program SAPA-BINA

  • 21 Agt 2026 16:19 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terus berkomitmen menjaga kualitas hidup dan kesejahteraan para penghuninya. Melalui program inovatif SAPA-BINA atau Sinergi Aksi Pelayanan Aktif bagi Warga Binaan, Subseksi Pembinaan melalui petugas kesehatan Lapas gelar pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh guna memastikan kondisi medis terkini seluruh Warga Binaan, Jumat 21 Agustus 2026.

Dalam kegiatan ini, tim kesehatan bergerak langsung menyisir setiap blok hunian untuk mengontrol kesehatan secara preventif maupun deteksi dini penyakit. Perawat Lapas Wahai, Fajar Pradhana Wisady, mengungkapkan secara umum kondisi para Warga Binaan berada dalam keadaan stabil. Dari hasil skrining ketat yang dilakukan, ditemukan beberapa hal yang memerlukan penanganan medis ekstra.

"Dari hasil pemeriksaan hari ini, sebagian besar Warga Binaan dalam kondisi fit. Namun, kami menemukan ada tiga penghuni yang menunjukkan gejala katarak.

Untuk itu, kami sudah melaporkan kepada pimpinan untuk pemeriksaan lanjutan ke spesialis mata agar mendapat tindakan medis yang tepat," jelas Fajar.

Langkah responsif ini mendapat apresiasi positif dari para penghuni. Salah seorang Warga Binaan berinisial JL sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan berkala ini.

"Kami sangat bersyukur dan merasa diperhatikan. Petugas kesehatan rajin datang mengecek tensi dan menanyakan keluhan kesehatan kami. Dengan tubuh yang sehat, kami jadi lebih tenang dan fokus mengikuti program pembinaan setiap hari," ujar JL.

Sementara itu, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan pemenuhan hak atas pelayanan kesehatan yang layak merupakan salah satu kewajiban utama tanpa membeda-bedakan.

"Program SAPA-BINA adalah komitmen nyata kami. Walaupun mereka sedang menjalani masa pidana, hak dasar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan harus tetap terpenuhi secara optimal. Kami pastikan bagi Warga Binaan yang butuh penanganan khusus akan langsung kita tindaklanjuti karena hak atas kesehatan adalah bagian dari hak asasi manusia," tegasnya.

Kegiatan SAPA-BINA yang dilakukan secara mandiri ini akan terus dilaksanakan berkesinambungan setiap bulan bekerja sama dengan Puskesmas Perawatan Wahai sebagai upaya menciptakan lingkungan Lapas Wahai yang sehat, aman, dan humanis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....