Wagub: 700 Lebih Dokter Lulusan Unpatti Belum Cukup Layani 1.200 Desa di Maluku

  • 11 Agt 2026 22:37 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Abdullah Vanath menilai jumlah dokter yang telah dihasilkan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti) hingga kini masih belum sebanding dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Maluku. Hal itu disampaikan Vanath saat menghadiri pengambilan sumpah dan pelantikan 15 dokter baru lulusan ke-39 Fakultas Kedokteran Unpatti di Ambon, pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Ia menyebut lebih dari 700 dokter yang telah dihasilkan Unpatti masih menghadapi tantangan besar untuk memenuhi kebutuhan pelayanan di provinsi yang memiliki sekitar 1.200 desa. "Kalau 1.200 desa yang harusnya di situ ada 1.200 puskesmas minimal, dengan produk 700 orang lebih sebetulnya rasionya belum sebanding," kata Vanath.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut jumlah dokter, tetapi juga distribusi tenaga kesehatan. Penempatan dokter di wilayah terpencil harus disertai dukungan fasilitas seperti kendaraan operasional dan tempat tinggal yang layak agar tenaga medis dapat menjalankan tugas secara optimal.

Vanath meminta pemerintah daerah melakukan pemetaan kebutuhan dokter di setiap kabupaten dan kota sehingga distribusi tenaga medis dapat lebih tepat sasaran. Ia berharap lulusan Fakultas Kedokteran Unpatti ikut mengambil peran dalam menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat hingga wilayah terpencil dan kepulauan.

Lebih jauh, Wagub mengakui Fakultas Kedokteran Unpatti memiliki peran dalam menyiapkan tenaga medis yang memahami karakteristik Maluku sebagai provinsi kepulauan. Ia berharap para dokter baru tak hanya mengembangkan kemampuan profesional, tetapi juga ikut menjaga kondisi sosial Maluku agar tetap aman, karena ketidakstabilan dapat menghambat kegiatan ekonomi dan pembangunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....