Sembelit Bisa Jadi Tanda Gula Darah Bermasalah, Ini Penjelasannya

  • 09 Agt 2026 15:28 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Sembelit atau kesulitan buang air besar kerap dianggap sebagai gangguan pencernaan yang ringan. Namun, kondisi tersebut ternyata dapat berkaitan dengan pengelolaan kadar gula darah, terutama pada orang yang mengalami diabetes.

Dilansir dari Kompas.com, sembelit umumnya bukan menjadi penyebab langsung meningkatnya kadar gula darah. Sebaliknya, kondisi tersebut lebih sering menjadi salah satu dampak yang muncul ketika diabetes tidak terkontrol dengan baik dalam jangka panjang.

Konsultan senior GI & HPB Surgery Cytecare Hospitals, dr. Adithya V. Naragund, menjelaskan, kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama dapat memengaruhi saraf yang mengatur pergerakan usus.

Gangguan pada saraf tersebut dapat membuat pergerakan tinja di dalam usus menjadi lebih lambat. Kondisi inilah yang kemudian dapat menyebabkan sembelit secara berulang atau berlangsung dalam waktu lama.

Selain gangguan saraf, sembelit pada penderita diabetes dapat dipengaruhi sejumlah faktor lain. Kurangnya asupan cairan, pola makan yang kurang sehat, minimnya aktivitas fisik, hingga efek samping obat-obatan tertentu dapat memperburuk masalah pencernaan.

Kaitan Kesehatan Usus dan Gula Darah

Saluran pencernaan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan metabolisme tubuh. Di dalam usus terdapat mikrobioma yang membantu proses fermentasi serat makanan dan menghasilkan asam lemak rantai pendek.

Proses tersebut tidak hanya membantu menjaga kelancaran buang air besar, tetapi juga dapat berperan dalam mengurangi peradangan dan memengaruhi sensitivitas tubuh terhadap insulin.

Selain itu, hormon yang dihasilkan saluran pencernaan, salah satunya GLP-1, turut membantu mengatur kadar gula darah. Hormon tersebut juga berhubungan dengan proses pengosongan lambung dan pergerakan usus.

Ketika keseimbangan mikrobioma usus terganggu atau asupan serat tidak mencukupi, seseorang dapat mengalami sembelit bersamaan dengan pengelolaan gula darah yang kurang optimal.

Cara Mengatasi Sembelit pada Penderita Diabetes

Bagi penderita diabetes maupun pradiabetes, langkah utama yang perlu dilakukan adalah menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Pengelolaan gula darah dapat dilakukan dengan mengikuti anjuran dokter dan menerapkan pola hidup sehat.

Asupan makanan berserat juga perlu diperhatikan. Buah, sayuran, biji-bijian, dan sumber serat lainnya dapat membantu mendukung kesehatan saluran pencernaan.

Kebutuhan cairan tubuh juga harus tercukupi. Minum air putih secara rutin dapat membantu menjaga konsistensi tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Selain itu, aktivitas fisik secara teratur dapat membantu merangsang pergerakan usus sekaligus memberikan manfaat bagi pengelolaan kadar gula darah.

Penderita diabetes juga sebaiknya memperhatikan obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Beberapa obat dapat memiliki efek samping yang memengaruhi sistem pencernaan dan menyebabkan sembelit.

Sembelit yang berlangsung lama sebaiknya tidak diabaikan, terutama apabila disertai tanda-tanda lain seperti penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, perdarahan dari dubur, atau perubahan kebiasaan buang air besar secara tiba-tiba.

Jika kondisi tersebut muncul, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya. Dengan penanganan yang tepat, kesehatan pencernaan sekaligus pengelolaan kadar gula darah dapat dijaga dengan lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....