Perkuat Kapasitas Tim Pembina Posyandu lewat Bimtek Implementasi Posyandu 6 SPM

  • 02 Jul 2026 21:45 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Piru – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) melalui Dinas Kesehatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten di Ruang Pertemuan Hotel Amboina, Piru, Kamis (2/7). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas Tim Pembina Posyandu dalam mendukung transformasi layanan primer melalui implementasi Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Bimtek diikuti Tim Pembina Posyandu tingkat kabupaten, kecamatan, pemerintah desa, kepala puskesmas, serta kader Posyandu dari berbagai wilayah di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Wakil Bupati Seram Bagian Barat, Selfinus Kainama, saat membuka kegiatan menegaskan, Posyandu kini memiliki peran yang jauh lebih luas dibanding sebelumnya. Menurutnya, Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah menjadi pusat pelayanan masyarakat yang mengintegrasikan berbagai sektor pelayanan dasar.

"Transformasi Posyandu merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Posyandu saat ini harus mampu mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal sehingga pelayanan yang diberikan menjadi lebih efektif, terpadu, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke desa," ujar Selfinus Kainama dalam sambutannya.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Seram Bagian Barat, Rosbayani Asri, mengatakan keberhasilan implementasi Posyandu 6 SPM sangat bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar pelayanan dasar dapat berjalan optimal sesuai arah kebijakan pemerintah.

"Posyandu harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang mampu memberikan pelayanan dasar secara cepat, mudah dijangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Karena itu, seluruh Tim Pembina Posyandu harus memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan tugas pembinaan di lapangan," kata Rosbayani Asri.

Selama pelaksanaan Bimtek, peserta menerima materi dari berbagai perangkat daerah mengenai kebijakan transformasi layanan primer, penguatan kelembagaan Posyandu, implementasi Posyandu 6 SPM, hingga mekanisme pembinaan, monitoring, evaluasi, dan pelaporan. Materi tersebut diharapkan menjadi bekal dalam memperkuat pelaksanaan Posyandu di setiap desa dan kecamatan.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan berbagi pengalaman antar peserta. Berbagai tantangan pelaksanaan Posyandu di wilayah kepulauan maupun daerah yang memiliki keterbatasan akses pelayanan kesehatan turut menjadi pembahasan, sekaligus dicarikan solusi bersama melalui koordinasi lintas sektor.

Melalui Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat berharap kapasitas Tim Pembina Posyandu semakin meningkat sehingga mampu menjalankan fungsi pembinaan secara optimal. Penguatan Posyandu diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan dasar masyarakat, percepatan penurunan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta terwujudnya masyarakat Seram Bagian Barat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....