Keju Rendah Lemak Bantu Jaga Jantung dan Berat Badan
- 29 Jun 2026 17:00 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Keju rendah lemak kini semakin diminati masyarakat sebagai alternatif yang lebih sehat untuk tetap menikmati cita rasa keju tanpa khawatir akan asupan lemak dan kalori berlebih. Selain rendah lemak, jenis keju ini tetap mengandung protein dan kalsium yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan tulang dan mendukung pola makan seimbang.
Dilansir dari Alo Dokter, keju rendah lemak dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menjaga berat badan, kesehatan jantung, maupun kadar kolesterol. Kandungan lemak jenuhnya yang lebih rendah dibandingkan keju biasa membuat produk ini dinilai lebih aman dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Salah satu manfaat utama keju rendah lemak adalah membantu mengontrol berat badan. Kandungan kalori dan lemak yang lebih sedikit memungkinkan seseorang mengatur asupan energi harian tanpa harus menghilangkan keju dari menu makanannya.
Selain itu, keju rendah lemak juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Kandungan lemak jenuh yang lebih rendah berperan dalam membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkendali serta mendukung kesehatan pembuluh darah jika diimbangi dengan pola makan bergizi dan aktivitas fisik secara rutin.
Keju rendah lemak tetap menjadi sumber protein berkualitas dan kaya kalsium serta fosfor. Nutrisi tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang, gigi, dan otot, sekaligus membantu proses pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh.
Bagi penderita kolesterol tinggi, keju rendah lemak juga dapat menjadi pilihan yang lebih aman dibandingkan keju biasa. Meski demikian, konsumsinya tetap perlu dibatasi dalam jumlah yang wajar agar manfaat kesehatannya dapat diperoleh secara optimal.
Terdapat berbagai jenis keju rendah lemak yang tersedia di pasaran, seperti keju cottage, ricotta rendah lemak, mozzarella light, cheddar rendah lemak, hingga parmesan rendah lemak. Masing-masing memiliki karakteristik rasa dan tekstur yang berbeda sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis hidangan yang akan disajikan.
Agar manfaatnya lebih maksimal, masyarakat disarankan mengonsumsi keju rendah lemak sebanyak satu hingga dua porsi per hari, memadukannya dengan sayur, buah, dan gandum utuh, serta memperhatikan kandungan natrium pada kemasan produk. Bagi yang memiliki riwayat alergi susu, intoleransi laktosa, atau kondisi kesehatan tertentu, konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi keju rendah lemak tetap dianjurkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....