IDAI Ingatkan Bahaya Diare dan Dehidrasi pada Anak saat El Nino
- 21 Mei 2026 08:36 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Cuaca panas ekstrem akibat fenomena El Nino tidak hanya meningkatkan risiko heat stroke pada anak, tetapi juga memicu lonjakan kasus diare. Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI mengingatkan orangtua agar lebih waspada karena diare pada anak dapat dengan cepat menyebabkan dehidrasi berbahaya.
Ketua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim IDAI, Darmawan Budi Setyanto, mengatakan perubahan iklim dan suhu panas ekstrem memengaruhi kualitas lingkungan, termasuk kebersihan air dan makanan yang dikonsumsi anak.
Menurutnya, kondisi cuaca panas seperti saat El Nino meningkatkan risiko penyakit infeksi saluran cerna, termasuk diare. Saat tubuh anak kehilangan banyak cairan akibat suhu panas, kondisi diare dapat membuat kehilangan cairan menjadi lebih parah dan memicu dehidrasi lebih cepat.
“Pada kondisi cuaca panas seperti El Nino, risiko penyakit infeksi saluran cerna seperti diare bisa meningkat,” ujar dr. Darmawan dalam webinar IDAI bertema dampak El Nino terhadap kesehatan anak.
Ia menjelaskan, anak termasuk kelompok yang paling rentan mengalami dehidrasi karena cadangan cairan tubuh mereka lebih sedikit dibanding orang dewasa. Selain itu, anak juga belum sepenuhnya mampu mengenali atau menyampaikan rasa haus yang dirasakan.
Ketika anak mengalami diare dan asupan cairannya kurang, kondisi kesehatan dapat memburuk dalam waktu singkat. Orangtua diminta memperhatikan tanda-tanda awal dehidrasi seperti bibir kering, tubuh lemas, mata cekung, frekuensi buang air kecil berkurang, hingga anak menjadi lebih rewel atau mudah mengantuk.
Ketua Pengurus Pusat IDAI, Piprim Basarah Yanuarso, menambahkan suhu udara yang tinggi membuat penguapan cairan tubuh meningkat sehingga anak membutuhkan asupan cairan yang cukup sepanjang hari.
Menurutnya, mekanisme pengaturan suhu tubuh anak belum sebaik orang dewasa sehingga mereka lebih mudah mengalami gangguan kesehatan akibat panas. Jika diare terjadi di tengah cuaca panas, tubuh anak harus bekerja lebih keras untuk menjaga keseimbangan suhu dan cairan tubuh secara bersamaan.
Kondisi tersebut dapat membuat anak cepat lemas dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan lain bila tidak segera ditangani. Karena itu, orangtua diimbau tidak menunggu kondisi anak terlalu parah sebelum mencari bantuan medis.
Selain menjaga kecukupan cairan, IDAI juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan makanan dan minuman selama El Nino berlangsung. Penurunan kualitas lingkungan akibat cuaca ekstrem dapat meningkatkan risiko kontaminasi pada makanan maupun air minum yang dikonsumsi anak.
Orangtua disarankan memastikan anak mengonsumsi makanan yang bersih dan air minum yang aman. Kebiasaan mencuci tangan sebelum makan dan setelah beraktivitas juga penting untuk membantu mencegah infeksi saluran cerna.
IDAI menegaskan bahwa dampak El Nino terhadap kesehatan anak perlu diantisipasi sejak dini. Langkah sederhana seperti menjaga hidrasi, kebersihan lingkungan, dan segera memeriksakan anak ke fasilitas kesehatan jika muncul tanda dehidrasi dapat membantu melindungi anak dari risiko yang lebih serius.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....