Empat Warga SBB Positif DBD, Orangtua Pasien Desak Fogging Segera Dilakukan

  • 19 Mei 2026 13:35 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, PIRU — Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mulai memicu kekhawatiran masyarakat. Hingga Selasa , 19 Mei 2026, tercatat empat warga dinyatakan positif DBD dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Piru.

Empat pasien tersebut terdiri dari satu remaja dan tiga balita. Kondisi ini membuat warga mendesak Pemerintah Kabupaten SBB dan Dinas Kesehatan segera mengambil langkah cepat guna mencegah penyebaran penyakit mematikan tersebut.

Salah satu orangtua pasien, Tasya Matinahoru, mengaku cemas setelah anaknya dinyatakan positif DBD berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

“Anak saya sudah diperiksa dan hasilnya positif DBD. Kami berharap pemerintah, khususnya Dinas Kesehatan, segera melakukan fogging atau tindakan pencegahan lainnya,” ujar Tasya saat ditemui di RSUD Piru, Selasa.

Menurutnya, penanganan cepat sangat penting agar kasus DBD tidak terus meluas dan menambah jumlah korban. "Jangan sampai harus menunggu ada korban lagi baru dilakukan tindakan,” katanya.

Informasi yang dihimpun di RSUD Piru menyebutkan, seluruh pasien positif DBD saat ini masih menjalani penanganan medis. Seorang pegawai RSUD Piru yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya empat kasus tersebut.

“Benar, sampai hari ini ada empat pasien yang hasil laboratoriumnya menyatakan positif DBD,” kata sumber tersebut.

Meningkatnya kasus DBD dalam waktu bersamaan membuat masyarakat mulai resah. Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan fogging di wilayah yang diduga menjadi titik penyebaran nyamuk Aedes aegypti, sekaligus memperkuat langkah pencegahan di lingkungan masyarakat.

Selain fogging, warga juga diimbau menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Barat belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan kasus tersebut.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....