Berat Badan Naik saat Menopause Bisa Dikendalikan

  • 16 Mei 2026 21:48 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Kenaikan berat badan menjadi salah satu perubahan yang paling sering dialami perempuan saat memasuki masa menopause. Kondisi ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari perubahan metabolisme tubuh, pola makan, hingga menurunnya kadar hormon estrogen yang berperan penting dalam mengatur distribusi lemak di tubuh perempuan.

Dikutip dari Mayo Clinic, penurunan hormon estrogen membuat tubuh mulai mengubah pola penyimpanan lemak. Akibatnya, lemak lebih mudah menumpuk di area perut meskipun pola makan tidak jauh berbeda dibanding sebelumnya. Perubahan ini membuat banyak perempuan merasa bentuk tubuhnya berubah drastis saat memasuki masa menopause.

Ahli endokrinologi dari Denver, Colorado, Daniel H. Bessesen mengatakan rata-rata perempuan mengalami kenaikan berat badan sekitar tiga kilogram selama masa transisi menopause. Namun, angka tersebut dapat berbeda pada setiap orang, tergantung kondisi tubuh dan gaya hidup masing-masing.

Meski demikian, kenaikan berat badan saat menopause bukan berarti tidak bisa dikendalikan. Mengatur pola makan sehat dan meningkatkan aktivitas fisik tetap menjadi langkah utama untuk menjaga berat badan tetap stabil. Pendekatan ini dinilai penting agar penurunan berat badan tidak hanya berfokus pada penampilan, tetapi juga kesehatan secara menyeluruh.

Belakangan ini, penggunaan obat penurun berat badan seperti Ozempic, Mounjaro, dan Wegovy semakin populer di kalangan perempuan menopause. Obat-obatan tersebut bekerja membantu mengontrol kadar gula darah, memperlambat pengosongan lambung, serta menekan nafsu makan sehingga dapat membantu proses penurunan berat badan.

Penurunan berat badan yang dilakukan secara terarah disebut memberikan banyak manfaat kesehatan. Selain membantu mengurangi lemak di area perut, menjaga berat badan ideal juga dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, hingga gangguan sendi yang sering muncul pada usia menopause.

Data terbaru yang dipaparkan Novo Nordisk dalam ajang European Congress on Obesity 2026 menunjukkan bahwa penggunaan Wegovy memberikan penurunan berat badan yang konsisten pada perempuan di berbagai tahap menopause. Selain berat badan menurun, lingkar pinggang peserta juga berkurang, yang dinilai penting karena berkaitan dengan penurunan lemak visceral dan risiko penyakit metabolik serta kardiovaskular.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....