Infeksi Pernapasan Bisa Picu Gangguan Jantung Serius

  • 29 Apr 2026 21:50 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Infeksi pernapasan tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan jantung dan meningkatkan risiko penyakit serius. Hal ini disampaikan dalam webinar “For the Reasons That Matter” yang diselenggarakan Pfizer Indonesia dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia 2026.

Dokter spesialis jantung dari Filipina, dr. Tony Leachon, menjelaskan adanya keterkaitan erat antara sistem pernapasan dan kardiovaskular. Ia menyebut hubungan ini sebagai cardiopulmonary interdependence, di mana gangguan pada paru-paru dapat memicu masalah pada jantung.

Menurut Leachon, infeksi seperti pneumonia, Covid-19, influenza, dan RSV dapat memicu peradangan dalam tubuh. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko gangguan irama jantung, miokarditis, hingga serangan jantung, terutama pada individu dengan penyakit penyerta.

Ia juga menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap dampak infeksi pernapasan. Banyak orang menganggap penyakit ini sebagai gangguan ringan yang dapat sembuh sendiri, padahal dampaknya bisa meluas jika tidak ditangani dengan tepat.

Dokter spesialis penyakit infeksi, dr. Karl Henson, menambahkan bahwa keterlambatan penanganan sering membuat kondisi pasien menjadi lebih berat. Ia kerap menemukan pasien yang datang dalam kondisi serius karena menunda pemeriksaan sejak gejala awal muncul.

Sementara itu, pakar geriatri Prof. Tan Maw Pin menjelaskan bahwa kelompok usia lanjut memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi. Infeksi pernapasan pada lansia tidak hanya meningkatkan risiko rawat inap, tetapi juga dapat memicu gangguan jantung dan penurunan kondisi fisik secara keseluruhan.

Para ahli menekankan pentingnya deteksi dini dan pencegahan sebagai langkah utama. Menjaga kesehatan pernapasan tidak hanya melindungi paru-paru, tetapi juga organ vital lain seperti jantung, sehingga masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika mengalami gejala.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....