Mutasi Influenza Tingkatkan Risiko, Vaksinasi Jadi Perlindungan

  • 19 Apr 2026 19:14 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Mutasi virus influenza membuat ancaman wabah musiman tidak bisa lagi dianggap sepele. Perubahan karakter virus menyebabkan perlindungan alami tubuh sering kali tidak cukup, bahkan bagi individu yang merasa sehat sekalipun.

Data Organisasi Kesehatan Dunia pada 2025 mencatat sekitar 1 miliar kasus influenza terjadi setiap tahun di dunia. Dari jumlah tersebut, sekitar 3 hingga 5 juta kasus tergolong berat, menunjukkan besarnya beban penyakit ini secara global.

Vaksinasi flu menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah penyebaran virus. Selain melindungi individu, vaksinasi juga berperan sebagai upaya kolektif untuk menekan angka penularan di masyarakat.

Business Development and Scientific Affairs Director PT Dexa Medica, Raymond Tjandrawinata, menyebut vaksinasi influenza merupakan intervensi kesehatan masyarakat yang terbukti efektif. Berbagai studi menunjukkan vaksin flu mampu menurunkan risiko rawat inap akibat komplikasi hingga 40–60 persen, terutama pada kelompok berisiko tinggi.

Ia menambahkan, influenza kerap dianggap ringan, padahal dampaknya bisa signifikan bagi lansia, anak-anak, serta individu dengan penyakit kronis. Dengan vaksinasi yang tepat, risiko komplikasi dan beban sistem kesehatan dapat ditekan secara signifikan.

Seiring perkembangan teknologi, inovasi produksi vaksin terus dilakukan, termasuk melalui metode berbasis kultur sel. Pendekatan ini dinilai lebih terkontrol dan mampu memberikan perlindungan yang lebih konsisten terhadap virus yang terus bermutasi.

Untuk memperluas akses pencegahan, PT Dexa Medica menghadirkan vaksin SKYCELLFLU Quadrivalent yang telah mendapat izin dari BPOM. Vaksin ini dirancang untuk melindungi dari empat strain virus influenza, sehingga memberikan cakupan perlindungan lebih luas dibandingkan vaksin sebelumnya dan relevan untuk menghadapi perubahan virus setiap tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....