Gigi Gingsul Bukan Sekadar Estetika Ini Fakta Medisnya

  • 16 Apr 2026 04:46 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Gigi gingsul kerap dianggap sebagai daya tarik tersendiri yang membuat senyum terlihat lebih manis. Tidak sedikit orang bahkan merasa lebih percaya diri dengan kondisi tersebut. Namun, di balik kesan estetika yang unik, gigi gingsul ternyata memiliki penjelasan medis yang perlu dipahami.

Dalam dunia kesehatan gigi, gigi gingsul merupakan kondisi ketika gigi—umumnya gigi taring—tumbuh tidak pada posisi semestinya atau keluar dari lengkung gigi. Hal ini terjadi karena proses pertumbuhan gigi yang tidak berjalan normal, sehingga posisi gigi menjadi tidak sejajar.

Dilansir dari Hello Sehat, gigi gingsul umumnya terjadi karena gigi taring permanen mengalami keterlambatan tumbuh. Akibatnya, ruang yang seharusnya menjadi tempat tumbuh gigi tersebut telah terisi oleh gigi lain di sekitarnya, sehingga gigi taring tumbuh menyimpang ke arah luar atau bahkan terjebak di dalam gusi.

Kondisi ini juga termasuk dalam kategori maloklusi, yaitu susunan gigi yang tidak rapi atau saling bertumpuk. Maloklusi biasanya terjadi karena keterbatasan ruang di rahang saat gigi permanen tumbuh, sehingga memicu pertumbuhan gigi yang tidak teratur.

Selain faktor pertumbuhan, risiko gigi gingsul juga dapat dipengaruhi oleh keturunan. Seseorang yang memiliki orang tua dengan susunan gigi tidak rapi cenderung memiliki risiko lebih besar mengalami kondisi serupa. Faktor lain seperti gangguan pada rahang, gigi susu yang tanggal terlalu cepat, hingga masalah kesehatan gigi dan mulut juga turut berperan.

Meski sering dianggap tidak berbahaya, gigi gingsul tetap dapat menimbulkan dampak pada kesehatan. Posisi gigi yang tidak sejajar bisa menyebabkan kesulitan dalam membersihkan gigi, sehingga meningkatkan risiko penumpukan plak, gigi berlubang, hingga penyakit gusi.

Pada akhirnya, gigi gingsul bukan hanya soal penampilan, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan gigi serta rutin memeriksakan diri ke dokter gigi agar kondisi ini tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....