Fakta Susu Kental Manis dan Perbedaannya Menurut BPOM
- 15 Apr 2026 12:09 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kita sering mengonsumsi susu sebagai bagian dari menu harian, baik saat sarapan maupun sebagai pelengkap minuman seperti teh dan kopi. Salah satu jenis yang cukup populer adalah susu kental manis (SKM), yang dikenal dengan teksturnya yang kental dan rasa manis yang khas.
Dilansir dari Hello Sehat, produk ini telah lama digunakan sebagai tambahan pada berbagai sajian, mulai dari roti hingga minuman hangat. Namun, tidak semua produk kental manis memiliki kandungan yang sama karena Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menetapkan kategori khusus berdasarkan komposisi dan karakteristiknya.
BPOM membagi produk kental manis menjadi tiga kategori utama, yaitu susu kental manis (SKM), susu kental manis lemak nabati, dan krimer kental manis. Pembagian ini bertujuan agar konsumen lebih mudah memahami perbedaan kandungan pada setiap jenis produk.
Susu kental manis (SKM) umumnya dibuat dari campuran susu segar, susu rekombinasi, atau susu rekonstitusi yang ditambahkan gula, lalu melalui proses pengurangan air sehingga menghasilkan tekstur lebih pekat. Produk ini memiliki standar minimal lemak susu sebesar 8 persen dan protein 6,5 persen.
Sementara itu, susu kental manis lemak nabati menggunakan sebagian atau seluruh lemak nabati sebagai pengganti lemak susu, namun tetap melalui proses pemekatan yang sama. Produk ini memiliki kandungan total lemak minimal 8 persen dan protein minimal 2 persen.
Adapun krimer kental manis lebih banyak menggunakan gula dan lemak nabati sebagai komponen utama, dengan sedikit atau tanpa tambahan susu. Produk ini memiliki kandungan protein minimal 1 persen dan total lemak minimal 8 persen.
Secara umum produk kental manis mengandung beberapa komponen utama, seperti susu atau komponen susu sebagai sumber protein dan lemak, gula sebagai pemberi rasa manis sekaligus menjaga kekentalan, serta lemak yang dapat berasal dari susu maupun nabati tergantung kategorinya.
Selain itu, beberapa produk juga dilengkapi dengan tambahan vitamin dan mineral, seperti vitamin A, D3, E, vitamin B kompleks, serta kalsium, fosfor, selenium, mangan, dan yodium. Dengan memahami komposisi dan kategori tersebut, konsumen diharapkan dapat lebih bijak dalam memilih dan menggunakan susu kental manis sesuai kebutuhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....