Aktivitas Pasif Tingkatkan Risiko Demensia, Ini Penjelasannya
- 15 Apr 2026 08:27 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kebiasaan menonton televisi atau scrolling tanpa interaksi ternyata tidak sesederhana yang terlihat. Studi terbaru menunjukkan bahwa aktivitas pasif saat duduk berkaitan dengan peningkatan risiko Demensia. Sebaliknya, aktivitas yang tetap melibatkan otak justru dapat membantu melindungi fungsi kognitif.
Mengutip laporan CNN pada 6 April 2026, penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Preventive Medicine melibatkan lebih dari 20.000 orang dewasa di Swedia selama hampir dua dekade. Para peserta diminta melaporkan durasi duduk serta jenis aktivitas yang dilakukan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas duduk yang bersifat pasif, seperti menonton tanpa interaksi, berkaitan dengan risiko demensia yang lebih tinggi. Sebaliknya, aktivitas yang melibatkan pemikiran aktif memiliki kaitan dengan risiko yang lebih rendah.
Pakar kesehatan Leana Wen menjelaskan bahwa perbedaan tersebut terletak pada penggunaan otak. Menurutnya, dua orang bisa duduk dalam durasi yang sama, tetapi dampaknya berbeda tergantung aktivitas yang dilakukan selama itu.
Penelitian juga menemukan bahwa perubahan kecil dapat memberikan dampak signifikan. Mengganti satu jam aktivitas pasif dengan aktivitas yang lebih aktif secara mental dikaitkan dengan penurunan risiko demensia sekitar 7 persen. Jika ditambah dengan aktivitas fisik, penurunan risiko bahkan bisa mencapai 11 persen.
Aktivitas pasif cenderung tidak memberikan rangsangan yang cukup bagi otak. Tanpa stimulasi yang memadai, kemampuan berpikir dan daya ingat dapat menurun seiring waktu. Selain itu, kebiasaan duduk terlalu lama juga dapat mengurangi aliran darah ke otak dan memengaruhi kualitas tidur serta interaksi sosial.
Sebaliknya, aktivitas seperti membaca, bermain teka-teki, belajar hal baru, atau berinteraksi sosial dapat membantu menjaga kesehatan otak. Para ahli menekankan bahwa kombinasi aktivitas fisik dan mental menjadi kunci untuk melindungi fungsi kognitif dan menurunkan risiko demensia dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....