Lelah tanpa Akhir: saat Mitokondria Si Kecil Bermasalah

  • 30 Mar 2026 16:34 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Seorang anak lima tahun hanya bisa menatap teman-temannya berlari di taman. Tubuhnya terasa berat, napas pendek, kelelahan jadi teman sehari-hari. Ini bukan malas, tapi penyakit mitokondria, gangguan pada pembangkit tenaga dalam sel.

Di Indonesia, kisah ini sering luput. Minim fasilitas diagnosis, literasi medis rendah. Tapi dunia medis bergerak cepat. Terapi mitokondria, dulu fiksi ilmiah, kini jadi harapan.

Apa Itu Mitokondria?

Menurut laman Ayo Sehat Kemenkes, mitokondria adalah pembangkit listrik mini di setiap sel tubuh. Tempat produksi energi yang bikin kita bisa berlari, tertawa, belajar. Saat bekerja keras, muncul percikan nakal alias radikal bebas. Kalau berlebihan, sel bisa rusak, bahkan DNA ikut kusut.

Terobosan yang Dikembangkan

Para ilmuwan kini menguji tiga pendekatan:

  1. Mitochondrial Replacement Therapy (MRT) – mengganti mitokondria rusak dengan yang sehat dari donor. Bayi tiga orang tua lahir pertama kali di Meksiko, 2016.
  2. Pengeditan Gen – teknologi CRISPR-Cas9 mulai dipakai untuk memotong DNA mitokondria yang rusak.
  3. Transplantasi Mitokondria – memindahkan mitokondria sehat ke sel rusak. Uji coba pada tikus berhasil, kini uji klinis pada manusia berjalan.

Tantangan dan Peluang Indonesia

Di dalam negeri, terapi ini masih mimpi. Kendala besar:

  • Fasilitas riset terbatas
  • SDM ahli masih langka
  • Regulasi BPOM belum jelas
  • Biaya mahal, akses BPJS jadi pertanyaan

Tapi peluang tetap ada. Pakar menyarankan bentuk konsorsium riset nasional, perkuat regulasi, bangun jejaring internasional, dan gencar edukasi publik. Seperti pesan Kemenkes, kesehatan adalah seni menjaga keseimbangan termasuk keseimbangan di tingkat sel terkecil sekalipun.

Jika komitmen riset dan pendidikan digenjot, bukan tak mungkin Indonesia kelak jadi pusat inovasi terapi mitokondria di Asia Tenggara. Saat itu, anak-anak yang dulu hanya bermimpi untuk berlari, akan benar-benar berlari dengan energi dan harapan yang pulih kembali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....