Kenali Enam Titik Sakit Kepala dan Penyebabnya

  • 23 Mar 2026 21:09 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Sakit kepala merupakan keluhan yang umum dialami banyak orang dan dapat muncul di berbagai bagian kepala. Mulai dari dahi, pelipis, hingga bagian belakang kepala, setiap lokasi nyeri ternyata dapat memberikan petunjuk mengenai penyebabnya. Memahami titik munculnya sakit kepala penting untuk membantu mengenali jenis gangguan yang dialami. Meski sebagian besar tidak berbahaya, beberapa jenis sakit kepala juga bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang lebih serius.

Ahli saraf Teshamae Monteith menjelaskan bahwa lokasi nyeri kepala memang bukan satu-satunya dasar diagnosis, namun dapat memberikan petunjuk awal yang penting. Dengan mengenali pola nyeri, seseorang dapat menentukan langkah penanganan yang lebih tepat. Selain itu, pemahaman ini juga membantu membedakan antara sakit kepala ringan dan kondisi yang membutuhkan perhatian medis. Oleh karena itu, penting untuk tidak mengabaikan gejala yang muncul.

Salah satu jenis yang paling umum adalah Tension headache yang biasanya terasa di seluruh bagian kepala. Rasa nyeri sering digambarkan seperti kepala diikat kencang dan dipicu oleh stres, kurang tidur, serta ketegangan otot. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, tetapi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Istirahat yang cukup dan manajemen stres menjadi cara efektif untuk meredakannya.

Nyeri hebat yang muncul di belakang satu mata dapat menjadi tanda Cluster headache. Jenis ini dikenal dengan rasa sakit yang sangat intens dan terjadi di satu sisi kepala. Gejalanya sering disertai mata merah, berair, serta hidung tersumbat. Serangan dapat berlangsung berulang dalam periode tertentu sehingga memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

Sementara itu, sakit kepala di bagian belakang kepala hingga leher sering dikaitkan dengan Cervicogenic headache. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh gangguan pada leher, seperti otot tegang atau saraf terjepit. Rasa nyeri cenderung memburuk saat leher digerakkan. Terapi fisik, peregangan, dan pijat dapat membantu meredakan gejala tersebut.

Sakit kepala yang hanya terjadi di satu sisi kepala umumnya berkaitan dengan Migrain. Nyeri yang dirasakan biasanya berdenyut dan dapat berlangsung cukup lama, bahkan hingga berhari-hari. Kondisi ini sering disertai mual, muntah, serta sensitivitas terhadap cahaya dan suara. Pemicu migrain berbeda-beda, mulai dari stres hingga pola makan yang tidak teratur.

Terakhir, nyeri di bagian dahi dan pelipis juga perlu diwaspadai karena dapat berkaitan dengan Sinusitis atau kondisi serius seperti Arteritis temporal. Sakit kepala sinus biasanya disertai hidung tersumbat dan tekanan di wajah. Sementara arteritis temporal umumnya terjadi pada usia lanjut dan dapat menyebabkan gangguan penglihatan. Jika disertai gejala berat seperti demam tinggi atau penurunan kesadaran, pemeriksaan medis segera sangat dianjurkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....