Sering Menunda Pekerjaan? Ini Penjelasan Psikolog
- 17 Mar 2026 18:00 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID - Ambon, Kebiasaan menunda pekerjaan atau Prokrastina menjadi hal yang sering dialami banyak orang, baik pelajar, pekerja, hingga ibu rumah tangga. Meski terlihat sepele, kebiasaan ini bisa berdampak pada produktivitas hingga kesehatan mental.
Psikolog klinis Nur Ria Handayani S.Psi, M.Psi menjelaskan bahwa, Prokrastinasi pada dasarnya bukan selalu tentang rasa malas, tetapi dalam kondisi tertentu dapat berkaitan dengan kondisi psikologis seseorang. Banyak orang menunda pekerjaan karena merasa cemas, takut gagal, atau justru karena cenderung perfeksionis. Selain itu, ada juga orang-orang yang merasa lebih “nyaman” menyelesaikan pekerjaan di waktu-waktu yang mendekati deadline karena mungkin merasa lebih tertantang dan ada kepuasan tersendiri saat ia berhasil menyelesaikan hal tersebut.
“Sering kali orang berpikir mereka menunda karena malas, padahal sebenarnya ada berbagai penyebab lain yang membuat individu mengalami kesulitan untuk memulai menyelesaikan pekerjaannya. Dalam suatu kondisi, orang yang melakukan prokrastinasi ini mungkin mengalami rasa cemas, takut gagal atau tertekan saat hendak memulai mengerjakan pekerjaan tsb atau malah sebaliknya. Individu tsb merasa yakin bahwa ia bisa menyelesaikan tugas yang diemban dalam waktu yang relatif singkat sehingga tanpa disadari ia cenderung sengaja mengerjakannya di saat-saat mendekati batas waktu yang ada.
Kebiasaan menyepelekan serta tekanan internal dari dalam diri seseorang dapat menjadi penyebab mereka tidak segera memulai untuk menyelesaikan pekerjaannya,” jelas Psikolog yang akrab disapa dengan panggilan Ria.
Kepada RRI Ria menyampaikan penyebab utama Prokrastinasi, antara lain kecemasan akan hasil yang tidak sesuai harapan. Akibatnya, seseorang kadang memilih untuk menghindari tugas tersebut sebagai bentuk perlindungan diri.
Faktor-faktor lain seperti kurangnya manajemen waktu dan kebiasaan mencari distraksi, seperti bermain media sosial, juga dapat memperparah kebiasaan ini. Tanpa disadari, waktu yang seharusnya digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan justru habis untuk hal-hal yang tidak mendesak.
Dampak dari Prokrastinasi kata Ria, tidak hanya pada pekerjaan yang terbengkalai, tetapi juga bisa menimbulkan stres, rasa bersalah, hingga menurunnya kepercayaan diri yang tentunya dapat berpengaruh pada kinerja dan produktivitas.
Untuk mengatasi hal ini, Psikolog Ria menyarankan beberapa langkah sederhana, seperti membagi pekerjaan menjadi bagian kecil, membuat prioritas, serta memulai dari tugas yang paling ringan.
“Yang penting bukan langsung sempurna, tapi mulailah dulu. Saat kita sudah mengambil langkah untuk memulai,biasanya akan memicu semangat kita untuk melanjutkan pekerjaan tsb sampai akhirnya bisa selesai,” tambahnya.
Dengan memahami penyebab Prokrastinasi, diharapkan masyarakat bisa lebih bijak dalam mengatur waktu dan mengelola emosi, sehingga produktivitas tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....