Ketahuilah, Media Sosial Berdampak Buruk untuk Anak
- 17 Mar 2026 15:59 WIB
- Ambon
Era digital telah mengubah cara anak-anak berinteraksi, belajar, dan mengekspresikan diri. Seiring meluasnya akses internet dan kepemilikan gawai oleh anak-anak, media sosial kini menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian mereka. Direktur Eksekutif ICT Watch, Indriyatno Banyumurti mengatakan, media sosial hanyalah alat layaknya pisau dapur.
“Pisau bisa jadi (menghasilkan) makanan enak, bisa jadi alat pembunuh. Kalau dalam konteks (media sosial) anak-anak dan remaja, konektivitas dan peran orangtua menjadi penting," ucap Indriyatno.
Psikolog sekaligus Ketua Bidang E (Humas, Media dan Edukasi) Himpunan Psikologi Indonesia, Samanta Elsener, M.Psi., mengatakan, konektivitas orangtua yang bisa membuat media sosial buruk adalah pengasuhan yang permisif.
“Ketika orangtua punya pengasuhan yang permisif, terlalu mengizinkan apa pun sama anak atau justru neglect (cuek) terhadap kebutuhan emosional anak-anak, itu nanti berpengaruh terhadap perkembangan emosi anak,” ucap Samanta dalam kesempatan yang sama.
Perkembangan emosi anak berkaitan dengan ketidakmampuan anak untuk meregulasi emosi mereka, alias disregulasi emosi, yang berkaitan juga dengan penurunan fungsi kognitif.
Penurunan fungsi kognitif tidak hanya berdampak pada kemampuan anak untuk meregulasi emosi, seperti yang dipaparkan oleh dr. Zulvia Oktanida Syarif, Sp.KJ, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI).
Dalam kesempatan yang sama, dr. Zulvia mengatakan kami melihat adanya hendaya (gangguan) pada fungsi kognitif pada remaja. Remaja kami teliti fungsi kognitifnya. Daya pikirnya, memori, konsentrasi, kemampuan pengambilan keputusan, dan pengendalian impuls, ternyata rendah,
Selama sepuluh tahun terakhir, media sosial dipenuhi oleh konten-konten soal kesehatan mental, yang mana tidak semuanya dibuat oleh tenaga profesional.
Konten-konten seperti itu memang bagus karena memperkenalkan masyarakat terkait kesehatan mental secara lebih mendalam, tapi bisa jadi bumerang bagi anak dan remaja dengan orangtua yang cuek.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....