Jalan Kaki 10 Menit setelah Makan: Investasi Kesehatan Sederhana

  • 09 Mar 2026 11:21 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Banyak orang merasa mengantuk atau lemas setelah mengonsumsi makan siang yang berat, sebuah kondisi yang sering disebut sebagai food coma. Kebiasaan umum yang dilakukan biasanya adalah duduk bersandar atau bahkan langsung berbaring. Padahal, melakukan aktivitas fisik ringan justru jauh lebih bermanfaat bagi sistem metabolisme tubuh dalam jangka panjang.

dr. Linda, Spesialis Gizi Klinik, mengungkapkan bahwa jalan kaki santai selama 10 menit setelah makan adalah cara terbaik untuk mengelola kadar gula darah. Saat kita bergerak, otot-otot besar di kaki akan menggunakan glukosa (gula) dari makanan yang baru saja dikonsumsi sebagai energi. Hal ini mencegah lonjakan insulin yang terlalu tinggi dan mendadak di dalam darah.

Lonjakan gula darah yang tidak terkendali merupakan salah satu pemicu utama diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular. Dengan berjalan kaki, proses pengosongan lambung juga menjadi lebih lancar, yang dapat mengurangi gejala kembung atau heartburn. "Gerakan tubuh merangsang peristaltik usus agar makanan bergerak lebih efisien," jelas dr. Linda.

Selain manfaat fisik, jalan kaki singkat ini juga memberikan manfaat mental. Udara segar dan perubahan pemandangan setelah makan siang dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi ketegangan otot leher akibat duduk terlalu lama. Ini adalah bentuk meditasi bergerak yang membantu kita kembali ke meja kerja dengan pikiran yang lebih segar dan fokus.

Sebagai tips tambahan, dr. Linda menekankan bahwa intensitasnya tidak perlu tinggi; cukup jalan santai dengan kecepatan bicara normal. Kuncinya adalah durasi dan konsistensi. Jika dilakukan setiap hari setelah makan siang, perubahan kecil ini akan berdampak besar pada manajemen berat badan dan kesehatan jantung di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....