Imunisasi Campak Penting untuk Cegah Komplikasi Serius pada Anak

  • 08 Mar 2026 14:11 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Imunisasi campak merupakan salah satu vaksin penting yang perlu diberikan kepada anak untuk mencegah infeksi virus campak yang dapat menimbulkan komplikasi serius. Selain menyebabkan demam dan ruam pada kulit, campak juga dapat menyerang berbagai jaringan tubuh dan pada kasus tertentu dapat menyebar hingga ke otak.

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Barat, Prof. Dr. dr. Anggraini Alam, Sp.A, Subsp.IPT (K), mengatakan hingga saat ini belum ada obat khusus yang dapat menyembuhkan campak. Oleh karena itu, pencegahan melalui imunisasi menjadi langkah paling efektif untuk melindungi anak dari penyakit tersebut.

Menurutnya, imunisasi campak diberikan melalui vaksin MR (Measles-Rubella) dalam beberapa tahap sesuai program imunisasi nasional. Dosis pertama diberikan saat anak berusia 9 bulan, dilanjutkan pada usia 18 bulan, dan kembali diberikan ketika anak berada di kelas 1 sekolah dasar.

Pemberian vaksin lebih dari satu kali diperlukan karena vaksin campak menggunakan virus yang telah dilemahkan. Tubuh membutuhkan beberapa kali paparan vaksin agar antibodi yang terbentuk dapat memberikan perlindungan optimal.

Efektivitas vaksin campak juga meningkat setelah pemberian dosis lengkap. Jika vaksin diberikan satu kali, tingkat perlindungannya berkisar antara 84 hingga 93 persen. Namun jika anak menerima dua dosis atau lebih sesuai jadwal, efektivitasnya dapat meningkat hingga sekitar 95 sampai 97 persen.

Meski demikian, imunisasi tidak berarti seseorang sepenuhnya kebal terhadap infeksi. Anak yang telah divaksin masih mungkin tertular campak, tetapi gejala yang muncul biasanya lebih ringan dibandingkan anak yang belum divaksin.

Selain melindungi individu, imunisasi juga berperan penting dalam membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity. Jika cakupan imunisasi rendah, masih akan ada kelompok anak yang rentan terhadap penularan penyakit.

Campak juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh anak. Kondisi ini dikenal sebagai immune amnesia, yaitu ketika tubuh kehilangan sebagian kemampuan untuk melawan berbagai penyakit setelah terinfeksi campak. Akibatnya, anak yang pernah terkena campak menjadi lebih rentan terhadap penyakit lain seperti pertusis, difteri, hingga pneumonia.

Karena itu, para ahli kesehatan mengingatkan pentingnya memastikan anak mendapatkan imunisasi campak secara lengkap sesuai jadwal agar risiko infeksi dan komplikasi dapat dicegah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....