Kebiasaan Sarapan Ini Diam-Diam Merusak Ginjal

  • 03 Des 2025 23:24 WIB
  •  Ambon

KBRN,Ambon: Sarapan merupakan salah satu kebiasaan penting untuk memulai aktivitas harian. Namun, menurut sejumlah ahli kesehatan, beberapa jenis menu yang populer dikonsumsi saat sarapan justru dapat memicu kerusakan ginjal apabila dikonsumsi terlalu sering dan dalam jumlah berlebihan.

Dilansir dari laman Halodoc, Ahli Nutrisi menyebutkan bahwa kandungan garam, gula, serta lemak tak sehat dari beberapa menu harian dapat membebani kerja ginjal dalam menyaring zat berbahaya dari tubuh. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis.

Berikut empat menu sarapan yang dinilai perlu diwaspadai:

  1. Mie Instan. Kandungan natrium yang tinggi dalam mie instan membuat menu ini berisiko meningkatkan tekanan darah dan memperberat kerja ginjal. Ahli gizi menyarankan agar konsumsi mie instan dibatasi maksimal satu kali per minggu.
  2. Roti Tawar dengan Selai Manis. Meski tampak ringan dan praktis, roti tawar dengan selai tinggi gula dapat meningkatkan kadar glukosa darah secara cepat. Hal ini berpotensi memicu diabetes tipe 2 yang merupakan salah satu penyebab utama kerusakan ginjal.
  3. Sosis dan Daging Olahan. Produk olahan seperti hotdog, nugget, atau sosis mengandung pengawet, sodium nitrit, dan lemak jenuh yang membahayakan ginjal bila dikonsumsi sebagai sarapan rutin.
  4. Minuman Manis dalam Kemasan. Minuman seperti teh botol, minuman soda, hingga kopi instan sachet mengandung gula tambahan dan pemanis buatan yang berbahaya bagi fungsi ginjal.

Dokter spesialis ginjal dan hipertensi, dr. Norman Hamzah menyarankan masyarakat untuk memilih menu sarapan yang lebih ramah ginjal seperti oatmeal, telur rebus, buah segar, yogurt rendah gula, atau roti gandum dengan topping sehat.

“Tindakan pencegahan lebih baik dilakukan sejak dini melalui pola makan yang tepat,” ujar dr. Norman.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, pemilihan sarapan yang lebih seimbang diharapkan dapat membantu mencegah peningkatan kasus penyakit ginjal di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....